Insiden Kereta Babaranjang di Karang Bindu, Polres Prabumulih Lakukan Penanganan di Lokasi

Berita Utama168 Dilihat
banner1080x1080

Prabumulih Sumselpost.co.id -Polres Prabumulih, Polda Sumatera Selatan, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang warga yang tertemper Kereta Api Babaranjang rute Tanjung Karang–Tanjung Enim di KM 311, Desa Karang Bindu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 09.19 WIB.

Korban diketahui berinisial A (61), seorang petani asal Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan. Berdasarkan informasi awal, peristiwa terjadi ketika rangkaian Kereta Api 4128 melintas dan masinis melihat korban berjalan menyusuri bantaran jalur rel di jalur hulu dengan posisi membelakangi arah datangnya kereta. Korban kemudian tertemper sisi kiri rangkaian kereta api.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, masinis segera melaporkannya kepada Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA). Informasi kemudian diteruskan kepada Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) di sekitar lokasi. Petugas KAI bersama Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan satuan pengamanan stasiun selanjutnya menghubungi Polsek Rambang Kapak Tengah serta personel piket Polres Prabumulih.

Menindaklanjuti laporan itu, personel gabungan Polres Prabumulih dan Polsek Rambang Kapak Tengah segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan penanganan awal, mengamankan area sekitar, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban.

Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kota Prabumulih untuk penanganan lebih lanjut. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan ketertiban di lokasi serta koordinasi bersama petugas perkeretaapian.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa jajarannya berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan humanis kepada masyarakat.

“Kami jajaran Polres Prabumulih menyampaikan duka cita mendalam kepada pihak keluarga korban. Begitu laporan diterima, personel piket gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan proses evakuasi berjalan cepat, tertib, serta humanis,” ujar AKBP Gunarto.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

“Kami memastikan setiap laporan peristiwa ditindaklanjuti secara profesional. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak berjalan atau melakukan aktivitas di sepanjang jalur rel aktif, selalu mematuhi rambu dan ketentuan keselamatan, serta menjaga jarak aman dari perjalanan kereta api,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Polres Prabumulih terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan peristiwa tersebut. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak menggunakan jalur rel sebagai tempat beraktivitas, mengingat kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang dan tidak dapat berhenti secara mendadak.

Melalui respons cepat dan koordinasi lintas pihak, Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, tanggap, dan humanis demi keselamatan masyarakat.
Polisi Bersama Masyarakat.(jn.red)

Komentar