Hindari Debat Publik, Ini Alasan TKN Prabowo-Gibran

Nasional1021 Dilihat

JAKARTA,SumselPost.co.id – Terkait dengan kritik lawan politik yang menuduh Prabowo – Gibran menghindari debat publik, Jubir TKN Prabowo-Gibran Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa agenda pasangan tersebut sudah sesuai dengan porsi dan keinginan masyarakat.

“Indonesia ini begitu luas dan beragam sekali penduduknya. Ada yang butuh menguji gagasan, dan ada yang butuh berkenalan dan bertatap muka secara langsung. Jadi harus sesuai porsinya.” jelas Hasan, Minggu (26/11/2023).

Menurut Hasan, sebagian besar masyarakat hari ini justru ingin bertemu dan bertatap muka. “Datang ke forum akademik sudah dijalani. Tapi di luar itu Prabowo Gibran tidak bisa melupakan sebagian besar masyarakat yang justru ingin bertemu dan bertatap muka langsung meski sekadar ramah tamah dan bercakap-cakap.” jelasnya.

Baca Juga  DPR Minta Daerah Belajar dari Banyuwangi dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya Lokal

Dikatakan, keinginan bertemu tersebut terbukti dari antusiasme masyarakat di setiap kunjungan Gibran Rakabuming Raka ke setiap wilayah untuk menyapa masyarakat. “Minggu lalu di Jambi dan Medan, lalu kemarin di Makassar acaranya penuh, bahkan dihadiri jutaan warga. Ini membuktikan agenda Mas Gibran sudah sesuai dengan kebutuhan.” terangnya.

Hasan justru mencurigai hal ini dihembuskan sebagai upaya pihak tertentu agar Prabowo-Gibran mengganti strategi kampanye yang sudah efektif tersebut. “Jangan-jangan karena antusiasme di bawah begitu tinggi, Mas Gibran dituduh begini begitu sebagai upaya pencegahan agar berkurang waktunya untuk turun menyapa masyarakat dibawah.“ ujarnya.

Baca Juga  DPR: Penolakan RUU Kesehatan Itu Berdasarkan Berita Hoaks

Kendati menganggap turun ke bawah sebagai prioritas, Hasan Nasbi juga menyampaikan bahwa Debat Publik juga merupakan hal penting yang perlu dilakukan oleh Prabowo-Gibran. “Hari ini, langsung bertemu masyarakat menjadi prioritas, namun debat juga penting untuk beradu gagasan. Termasuk Debat publik non-resmi jika waktunya pas, pasti akan dihadiri. Karena Prabowo-Gibran selalu menghargai undangan. Tapi ada kalanya harus berbagi
peran, karena adanya undangan lain. Misalnya seperti di acara Muhammadiyah di Surabaya kemarin.” tambahnya.

Baca Juga  PKB Peringati 1 Abad NU Di Lombok Tengah Bersama Para Ulama se-NTB

Pihak TKN sendiri, menurut Hasan, tidak memiliki kekhawatiran dalam menghadapi debat publik. “Baik Pak Prabowo maupun Mas Gibran sudah berpengalaman dalam debat, sama-sama sudah pernah ikut kontestasi. Jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan,” pungkasnya.(MM)

Komentar