Palembang,Sumselpost.co.id — PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) menyambut kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Kodam II/Sriwijaya ke area operasional PLTU Sumsel-8, Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya didampingi Danrindam II/Sriwijaya, Dandim 0404 Muara Enim, Asrendam Kodam II/Sriwijaya, Asintel Kodam II/Sriwijaya, Asops Kodam II/Sriwijaya, Aster Kodam II/Sriwijaya, Komandan Batalyon Infanteri 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa, hingga Kabalakdam II/Sriwijaya.
Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap objek vital nasional strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga sistem ketenagalistrikan di Sumatera.
Sebagai salah satu pembangkit listrik yang menjadi tulang punggung keandalan sistem kelistrikan Sumatera, PLTU Sumsel-8 memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan listrik bagi sektor industri, bisnis, dan masyarakat di berbagai wilayah.
Melalui kunjungan tersebut, manajemen HBAP memperkenalkan operasional pembangkit sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan Kodam II/Sriwijaya dalam mendukung stabilitas, keamanan, dan keberlangsungan pasokan energi nasional.
Site General Manager HBAP, Gusti Anggara, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam II/Sriwijaya beserta jajaran ke PLTU Sumsel-8.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pangdam II/Sriwijaya beserta seluruh Pejabat Utama Kodam II/Sriwijaya ke PLTU Sumsel-8. Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Gusti Anggara.
Selain melakukan peninjauan area operasional pembangkit, dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang kerja sama pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara sebagai material konstruksi untuk mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk fasilitas pendukung program TNI.
FABA dinilai memiliki potensi besar sebagai bahan konstruksi ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti campuran paving block, batako, beton, material jalan, hingga timbunan fondasi. Pemanfaatan material tersebut juga dinilai mampu meningkatkan nilai tambah residu industri sekaligus mendukung prinsip ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan.
Act Engineering Senior Manager HBAP, Anugerah Pratama Afin, mengatakan pemanfaatan FABA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung inovasi berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor.
“Pemanfaatan FABA tidak hanya menjadi bagian dari upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan bernilai tambah. Kami berharap sinergi yang baik bersama Kodam II/Sriwijaya dapat terus berkembang demi mendukung ketahanan energi dan pembangunan nasional,” katanya.
Dalam kesempatan itu, rombongan Kodam II/Sriwijaya juga menerima penjelasan terkait proses operasional pembangkit, implementasi keselamatan kerja, serta kontribusi PLTU Sumsel-8 terhadap stabilitas sistem kelistrikan Sumatera.
HBAP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keunggulan operasional, memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan berkelanjutan dan ketahanan energi nasional.

















Komentar