Grand Opening Lady Tenun Klasik, Perkuat Eksistensi Wastra Lokal

Berita Utama123 Dilihat
banner1080x1080

Palembang, Sumselpost.co.id – Batik Lady Tenun Klasik resmi menggelar peresmian butik baru di Jalan Supeno No. 9 Talang Semut, belakang Hotel Swarna Dwipa, Kamis (12/2/2026). Acara grand opening yang penuh nuansa kekeluargaan dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan Hj. Feby Herman Deru, jajaran Dharma Wanita Persatuan Sumsel, serta sejumlah tamu undangan terbatas.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Feby Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada pengelola Lady Tenun Klasik yang telah konsisten berjalan selama lebih dari dua dekade. Ia juga mendorong para desainer lokal untuk terus menghadirkan karya dengan ciri khas masing-masing guna mengangkat nama wastra Sumatera Selatan ke kancah nasional bahkan internasional.

Owner Lady Tenun Klasik, Sri Meilina, S.H. atau akrab disapa Lina Dedy, mengungkapkan bahwa usaha ini telah berdiri sejak Mei 2003. Berawal dari kecintaan pada kain tradisional, ia memulai bisnisnya di kawasan Sekip. Kini, lokasi lama difokuskan sebagai tempat produksi tenun, jahit, dan bordir, sementara butik baru berperan sebagai tempat representatif.

“Ladies Tenun Classic lahir dari komitmen menjaga nilai budaya. Kami ingin menghadirkan karya yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga membawa kearifan lokal Sumatera Selatan,” ujar Lina.

Menurutnya, kekhasan produk Lady Tenun Klasik terletak pada detail Prada yang terinspirasi dari motif Songket dan wastra khas daerah. Elemen Prada tersebut diaplikasikan pada berbagai jenis bahan seperti tenun polos, Jumputan, Lawon, dan Blongsong, menghasilkan busana yang menarik dan tetap berkarakter.

Untuk koleksi Raya Series 2026, pihaknya menghadirkan inovasi baru berupa teknik Hand Painting yang tetap dipadukan dengan aksen Prada sebagai identitas khas.

“Kami ingin terus berinovasi tanpa meninggalkan ciri khas. Harapannya, wastra Palembang bisa diterima lebih luas, termasuk oleh generasi muda,” pungkasnya.(niken)

Komentar