DPR Kutuk Keras Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei: Sanksi Tegas Israel-AS

Nasional67 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id — Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh, menyampaikan kecaman keras atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang disebut dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat. Kedua negara itu harus dijatuhi sanksi tegas.

Oleh Soleh menegaskan bahwa pembunuhan terhadap seorang pemimpin negara atau otoritas tertinggi sebuah negara merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan prinsip kedaulatan negara. Tindakan tersebut, menurutnya, tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Pembunuhan terhadap pemimpin sebuah negara adalah bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Ini bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga terhadap kedaulatan sebuah negara,” ujar Oleh Soleh l, Minggu (1/3/2026).

Ia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Israel dan Amerika Serikat. Menurutnya, Iran merupakan anggota sah PBB yang hak-haknya dijamin oleh hukum dan konvensi internasional.

“Iran adalah anggota PBB yang memiliki hak dan kedaulatan yang harus dihormati. PBB tidak boleh diam. Harus ada tindakan konkret dan tegas terhadap Israel dan Amerika Serikat,” tegasnya.

Oleh Soleh juga menyoroti bahwa dugaan kejahatan perang yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat disebut telah terjadi berulang kali, namun hingga kini dinilai belum mendapatkan sanksi yang setimpal dari komunitas internasional.

“Dunia internasional tidak boleh terus menerus membiarkan praktik-praktik yang melanggar hukum internasional terjadi tanpa konsekuensi. Jika dibiarkan, maka tatanan global akan semakin rusak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan aktif menyuarakan pemberian sanksi kepada Israel dan Amerika Serikat melalui berbagai forum internasional.

“Saya mendesak Pemerintah Indonesia untuk berada di garda depan dalam menyuarakan sanksi terhadap Israel dan Amerika Serikat. Kekacauan dan eskalasi ini jelas-jelas dipicu oleh tindakan kedua negara tersebut,” katanya.

Selain itu, Oleh Soleh menilai bahwa penyerangan terhadap Iran dan pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei telah mencoreng semangat perdamaian dunia dan merusak komitmen internasional terhadap perdamaian.

“Semangat Board of Peace (BoP) seharusnya menjadi landasan untuk menciptakan perdamaian, bukan justru menjadi pembenaran atas tindakan perang. Peristiwa ini mencederai komitmen global terhadap perdamaian dan stabilitas dunia,” pungkasnya. (MM)

Komentar