DPR dan KWP Perkuat Sinergi Penyampaian Informasi Publik

Nasional13 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id — Rafyq Panjaitan ditetapkan sebagai Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) periode 2026–2028 secara aklamasi. Pergantian kepengurusan tersebut berlangsung dalam Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama KWP yang diikuti sekitar 190 wartawan parlemen di Griya Sabha Kopo, Bogor, Jumat (2/10/2026) petang.

Hadir dalam forum tersebut, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah,
Plt. Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini, Kabiro Pemberitaan Parlemen M. Najib Ibrahim, Ketua KWP Ariawan dan lain-lain.

Rizki Aulia Rahman mengatakan forum tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi antara DPR RI dan wartawan yang bertugas di lingkungan parlemen, khususnya dalam menyampaikan informasi mengenai kinerja DPR kepada masyarakat.

“Luar biasa penting. Jadi, hari ini KWP gathering, bertemu sekaligus melaksanakan pemilihan ketua di periode selanjutnya. Ini kan soal jurnalisme dan politik, pemberitaan dan politik. Soal bagaimana masyarakat mendapatkan informasi yang aktual, yang berdasarkan fakta terkait dengan kinerja dan juga apa yang dilakukan oleh DPR,” kata Rizki.

Menurut Rizki, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai DPR sebagai rumah aspirasi masyarakat dan demokrasi Indonesia. “Sebagai rumah dari aspirasi masyarakat, rumah dari demokrasi di Indonesia. Jadi, ini luar biasa penting. Mungkin tampilan mereka sederhana, tapi peranan yang disampaikan dan dilakukan oleh teman-teman jurnalis di lingkungan DPR ini luar biasa pentingnya,” ujarnya.

Sinergi DPR dan Media

Rizki mengapresiasi forum yang mempertemukan unsur Sekretariat Jenderal DPR RI, Biro Pemberitaan Parlemen, dan KWP. Ia berharap komunikasi dan konsolidasi antarpihak dapat terus berjalan untuk mendukung penyampaian informasi kepada publik.

“Mudah-mudahan berjalan dengan guyup, terkonsolidasi, satu tujuan, semangat yang satu, yaitu bagaimana demokrasi ke depan bisa semakin dewasa, pemberitaan bisa semakin aktual, terutama di era di mana fakta, fiksi, dan fitnah sekarang campur aduk menjadi satu,” ungkap Rizki.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Sekretariat Jenderal DPR RI, khususnya Biro Pemberitaan Parlemen, dengan KWP. Menurutnya, dukungan wartawan diperlukan dalam menyebarluaskan informasi mengenai hasil kerja DPR kepada publik.

“Alhamdulillah, selama ini kita lihat bahwa koordinasi, sinkronisasi, dan juga hubungan kita sudah dilakukan dengan baik dengan teman-teman media. Bagaimanapun, dalam hal penyebaran informasi dan juga penyampaian hasil kinerja Dewan kepada publik, kita perlu didukung oleh teman-teman media sehingga arah informasi dan juga isi dari informasi itu sejalan dengan Sekretariat Jenderal dalam memberikan dukungan kepada Dewan,” tambahnya.

Suprihartini berharap kepengurusan KWP yang baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi untuk mendekatkan informasi mengenai kinerja DPR kepada masyarakat.

“Untuk pengurus yang baru, siapa pun nanti yang terpilih, kami berharap apa yang sudah digagas dan sudah dilakukan oleh kepengurusan sebelumnya dapat terus ditingkatkan dan juga mungkin ke depan dapat melahirkan inovasi-inovasi bagaimana kita lebih mendekatkan informasi-informasi kepada publik,” pungkasnya.

Ariawan menegaskan bahwa pergantian kepengurusan KWP periode 2026-2028 bukan sekadar momentum memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi ujian untuk menjaga kekompakan seluruh anggotanya..Ia berpesan agar kepengurusan baru mampu merawat persatuan sekaligus mempertahankan hubungan baik dengan DPR sebagai mitra kerja yang saling berkesinambungan.

“Yang paling penting, kepengurusan KWP 2026-2028 harus bisa menjaga persatuan seluruh anggota KWP. Dimana soliditas internal menjadi modal penting bagi KWP dalam menjalankan peran jurnalistik di lingkungan parlemen. Jangan sampai pergantian kepengurusan justru membuat anggota KWP terpecah, karena kekuatan KWP ada pada kebersamaan seluruh anggotanya,” tuturnya.

Rafyq Panjaitan yang ditetapkan sebagai Ketua KWP periode 2026–2028 juga bertekad kepengurusan baru dapat menjaga kebersamaan, mengonsolidasikan anggota, serta meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat. (MM)

 

Komentar