Palembang, Sumselpost.co.id- Kuliner khas Sunda kini hadir meramaikan pilihan tempat makan di Kota Palembang. Rumah makan Dapur Sunda Sriwijaya mulai melakukan soft opening dan akan menggelar grand opening pada 1 April 2026 setelah Hari Raya Idulfitri.
Owner Dapur Sunda Sriwijaya Heriansyah mengatakan, rumah makan ini menghadirkan cita rasa Sunda yang autentik dengan menghadirkan chef asli dari Bandung. Hal ini dilakukan untuk menjaga keaslian rasa masakan khas Sunda yang disajikan kepada para pengunjung.
“Yang membedakan mungkin dari makanannya. Cita rasanya lebih Sunda karena chef-nya orang Sunda asli dari Bandung. Tempatnya juga nyaman karena menggunakan ruangan ber-AC dan harganya terjangkau,” kata Heriansyah saat ditemui di Palembang.
Beberapa menu yang menjadi favorit selama masa soft opening di antaranya cumi bakar dan sup iga. Namun Heriansyah menyebut, belum semua menu dikeluarkan karena masih tahap perkenalan. Menu lengkap baru akan diluncurkan saat grand opening nanti.
“Sekarang masih beberapa menu saja. Nanti saat grand opening baru semua menu kita keluarkan,” ujarnya.
Dapur Sunda Sriwijaya mengusung konsep prasmanan, sehingga pengunjung dapat memilih menu sesuai selera. Harga makanan pun cukup ramah di kantong, mulai dari Rp25 ribu per porsi.
Selama bulan Ramadan, restoran ini buka mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB. Sementara pada hari biasa nantinya akan beroperasi pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, restoran ini juga menyediakan berbagai fasilitas seperti ruangan ber-AC, area parkir, akses Wi-Fi, serta ruang VIP yang dapat menampung 16 orang.
Heriansyah menjelaskan, nama Dapur Sunda Sriwijaya dipilih sebagai perpaduan identitas kuliner Sunda dengan Kota Palembang yang dikenal sebagai Bumi Sriwijaya. Ke depan, ia bahkan berencana menghadirkan menu khas lokal seperti pindang.
“Karena ada nama Sriwijaya, nanti mungkin kita hadirkan juga menu pindang sebagai perpaduan Sunda dan Palembang,” jelasnya.
Selama masa soft opening, pengunjung juga bisa menikmati promo diskon 15 persen bagi yang melakukan reservasi. Ke depan, Heriansyah berharap Dapur Sunda Sriwijaya dapat berkembang dan membuka cabang di daerah lain sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.
“Harapannya bisa membuka cabang lain dan membuka lapangan pekerjaan. Selain itu, orang-orang Sunda di Palembang juga bisa melepas rindu dengan masakan Sunda,” tutupnya. (Niken)


















Komentar