SENTUL,SumselPost.co.id – Wakil Ketua BURT DPR RI Desy Ratnasari meminta adanya transparansi yang lebih jelas terkait layanan kesehatan yang ditanggung maupun yang tidak ditanggung oleh PT Asuransi Jasindo. Menurutnya, masih banyak anggota DPR RI maupun keluarganya yang belum memahami secara rinci jenis layanan medis yang masuk dalam cakupan Jamkestama.
Ia mencontohkan adanya sejumlah tindakan medis yang sebenarnya ditanggung, namun terdapat komponen pendukung lain yang justru tidak ditanggung oleh asuransi. “Salah satu contoh misalnya ada pelayanan yang di-cover oleh Jasindo, tapi ternyata karena kita harus istirahat lebih dahulu di kamar walaupun tidak menginap sekitar 6-7 jam itu masih harus di recovery ataupun dievaluasi, ternyata kamarnya tidak di-cover,” kata Desy saat kunjungan kerja BURT DPR RI ke RS EMC Sentul, Senin (30/3/2026).
Ia menilai informasi mengenai layanan yang ditanggung maupun tidak ditanggung perlu disampaikan sejak awal sebelum pasien menjalani tindakan medis. Dengan demikian, anggota DPR RI dan keluarganya dapat mempersiapkan biaya pribadi apabila ada layanan tertentu yang tidak termasuk dalam penjaminan.
“Ketika sudah ada komunikasi, kami mau melakukan A, B, C, apa yang di-cover dan apa yang tidak di-cover, sehingga mental kami dan kawan-kawan kami lain sudah tahu apa yang harus dipersiapkan,” ujarnya.
Selain itu, Desy juga menyoroti perlunya penjelasan mengenai layanan rekonstruktif yang mungkin masih bisa ditanggung oleh asuransi, berbeda dengan tindakan estetik yang umumnya tidak masuk dalam cakupan. “Kami memang tahu estetik tidak di-cover, tapi adakah hal yang bersifat rekonstruktif surgery itu ternyata di-cover. Daripada kita milah-milah, lebih baik diinformasikan saja,” katanya.
Anggota BURT DPR RI Atalia Praratya turut mempertanyakan apakah terdapat kendala dalam proses klaim maupun pelayanan anggota DPR RI di RS EMC Sentul.
Menjawab hal tersebut, Direktur RS EMC Sentul Kusmiati mengatakan selama ini tidak terdapat kendala berarti dalam pelayanan anggota DPR RI maupun proses klaim dengan PT Asuransi Jasindo. “Sejauh ini aman-aman saja dan Jasindo juga tidak ada penunggakan atau berlama-lama pembayarannya,” kata Kusmiati.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kelengkapan administrasi tetap menjadi syarat penting agar klaim dapat diproses dengan lancar. “Jasindo tidak akan bayar kalau administrasi tidak lengkap. Itu memang persyaratan. Jadi kita mesti perhatikan juga administrasi atau persyaratannya,” ujarnya. (MM)












Komentar