BKSAP: Delegasi Israel Walkout Saat IPU, Negara Dunia Dukung Palestina Merdeka

Nasional489 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id  – Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menanggapi walkout nya delegasi Israel untuk pertama kalinya dalam sesi Commite Peace and Security di IPU ke-150 di Tashkent, Uzbekistan, belum lama ini. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut pertama kali delegasi Israel Walkout kalah total di Standing Committee on Peace and Security.

“Alhamdulillah, ini luar biasa sekali perjuangannya, kita berhasil membuat delegasi Israel walkout, karena kalah total dalam membahas tentang ‘two state solutions’ untuk Palestina. Ini pertama kalinya biasanya Israel dan negara-negara barat punya kekuatan, tapi isunya semua ingin perdamaian dan negara Palestina merdeka,” tegas Mardani, pada Rabu (9/4/2025).

Baca Juga  Cegah Sekolah Terpapar Medsos, DPR Tunggu Perubahan Kebijakan UU Sisdiknas

Mardani mengaku bersyukur bahwa Indonesia termasuk negara yang paling vokal dan paling utama dalam mengangkat kemerdekaan Palestina. “Karena kita punya hutang konstitusi kepada Palestina. Negara yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Palestina. Sekarang Palestina sedang berjuang untuk merdeka dan saatnya kita dukung penuh kemerdekaan Palestina,” kata Mardani.

Dalam pertemuan IPU yang merupakan pertemuan bilateral dengan Parlemen Uni Eropa, parlemen Turkiye dan Parlemen India, imbuh Mardani, Indonesia mendorong 3 hal. “Pertama, percepatan penandatangan EU CEPA (biar produk Indonesia bisa masuk EU tanpa hambatan), bantu percepat gabung OECD dan penguatan nilai-nilai demokrasi dan social justice. Semua diterima dan siap ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Baca Juga  Diduga Melakukan Kunker Fiktif Ketua DPRD Sumsel akan dilaporkan ke Pihak Berwajib

Kedua, lanjut Mardani, dengan Turkiye membahas road map Palestina Merdeka dan bantuan untuk Gaza plus hubungan bilateral yang lebih dalam. “Ketiga, dengan India membahas kerjasama pendidikan, friendship group dan pembukaan pasar. Kesemuanya menuju satu hal. Indonesia punya sahabat yang setia dan pasar yang besar. Agar target negara maju 2045 bisa dicapai. Plus membuka kesempatan masyarakat utk keluar dan bebas belajar, berdagang dan berkunjung ke banyak negara,” pungkas Anggota DPR RI dari Dapil Jakarta I ini. (MM)

Baca Juga  Tim BRACTS Universitas Diponegoro Mendapat Penghargaan The Best International Invention and Innovation pada event JDIE “Japan Design Idea And Invention Expo” 2023

 

Komentar