Bendera Merah Putih di Pendopoan Bupati Lahat Jadi Sorotan Publik

Berita Utama301 Dilihat
banner1080x1080

Lahat, Sumselpost.co.id — Keberadaan Bendera Merah Putih di kawasan Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat menjadi perhatian sejumlah warga. Pasalnya, beberapa warga mengaku tidak melihat adanya bendera maupun tiang bendera di area tersebut.

Sorotan ini muncul seiring dengan posisi Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, yang saat ini juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Sejumlah masyarakat menilai, keberadaan Bendera Merah Putih di lingkungan rumah jabatan kepala daerah memiliki makna simbolis sebagai bentuk penghormatan terhadap lambang negara.

Salah seorang warga Lahat, Sanderson Syafe’i, menyampaikan bahwa rumah jabatan kepala daerah bukan hanya tempat kediaman, tetapi juga menjadi bagian dari simbol penyelenggaraan pemerintahan.

“Sebagai rumah jabatan kepala daerah, keberadaan Bendera Merah Putih tentu memiliki nilai penting, baik secara simbolik maupun sebagai bentuk penghormatan terhadap negara,” ujarnya saat ditemui awak media di kawasan Bandar Jaya, Jumat (26/6).

Menurut Sanderson, perhatian masyarakat bukan hanya terkait keberadaan tiang bendera, melainkan mengenai pesan simbolik yang melekat pada lambang negara di lingkungan fasilitas pemerintahan.

Ia mengaku berdasarkan pengamatannya, pada masa kepemimpinan Bupati Lahat Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih, Bendera Merah Putih tidak terlihat berkibar di kawasan Pendopoan Bupati Lahat. Ia juga menyebut tiang bendera yang sebelumnya berada di sekitar pintu masuk pendopo tidak terlihat.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lahat memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut, apakah disebabkan oleh penataan kawasan, perbaikan fasilitas, atau alasan lainnya.

“Harapannya ada penjelasan dari pihak pemerintah daerah agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas,” kata Sanderson.

Ia menambahkan, Bendera Merah Putih merupakan simbol negara yang memiliki kedudukan penting dan semestinya mendapat tempat yang layak di lingkungan pemerintahan.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media telah berupaya meminta tanggapan dari Bupati Lahat Bursah Zarnubi melalui pesan WhatsApp, namun belum memperoleh jawaban.

Redaksi tetap membuka ruang bagi Pemerintah Kabupaten Lahat untuk memberikan klarifikasi atau penjelasan terkait informasi tersebut sebagai bentuk keberimbangan dalam pemberitaan.

Komentar