Andi Rukman Karumpa: Tanpa Dukungan Anggaran, Pembangunan Daerah Tak Maksimal

Berita Utama182 Dilihat
banner1080x1080

Palembang,  Sumselpost.co.id – Semangat membangun daerah melalui sektor jasa konstruksi mengemuka dalam Musyawarah Daerah (Musda) XII BPD GAPENSI Sumatera Selatan yang digelar di Hotel Salatin Palembang, Jumat (13/02/2026). Mengusung tema “GAPENSI Berperan Aktif Dalam Membangun Daerah di Bidang Jasa Konstruksi”, forum lima tahunan ini menjadi momentum strategis konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan ke depan.

Ketua Umum GAPENSI, H. Andi Rukman N. Karumpa, SE, menegaskan Musda merupakan hajatan penting organisasi untuk melakukan regenerasi kepemimpinan serta memperkuat peran asosiasi dalam pembangunan. Ia menyoroti pentingnya dukungan anggaran melalui peningkatan dana transfer daerah agar pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota mampu meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di sektor infrastruktur.

“Tanpa dukungan anggaran yang memadai, pemerintah daerah tidak akan mampu membedakan prioritas pembangunan. Karena itu, kami mendorong pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk meningkatkan dana transfer daerah sebagai penguatan layanan publik dan pemberdayaan UMKM konstruksi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan seperti Perpres Nomor 46 dan Permen PUPR Nomor 06 Tahun 2025 telah membuka ruang bagi pelaku usaha kecil konstruksi. Namun demikian, kualitas pekerjaan tetap harus dijaga.

“Siapapun yang mendapat kontrak harus bertanggung jawab penuh terhadap mutu pekerjaan. Ini soal kepercayaan dan profesionalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD GAPENSI Sumsel, Mayumi Itsuwa B.A, menyampaikan bahwa Musda XII sekaligus menjadi ajang pemilihan Ketua Umum periode berikutnya. Ia menyatakan kesiapannya melanjutkan program kerja sebelumnya apabila kembali dipercaya memimpin organisasi.

“Era digitalisasi menjadi fokus utama kami ke depan. GAPENSI harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar seluruh anggota tetap relevan dan kompetitif,” ungkap Mayumi.

Ia menekankan pentingnya Sertifikasi Badan Usaha (SBU) sebagai fondasi utama dalam peningkatan profesionalisme anggota. Selain itu, Mayumi juga mengajak seluruh anggota GAPENSI untuk aktif menghidupkan perusahaan masing-masing serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan lembaga pendidikan.

Saat ini, jumlah anggota GAPENSI Sumsel tercatat sekitar 500 perusahaan, meski beberapa cabang masih dalam proses pengaktifan kembali pasca pandemi COVID-19.

“Pandemi sempat menjadi kendala besar dalam periode pertama kepemimpinan kami. Namun perlahan, kami bangkit dan kembali mengaktifkan organisasi di daerah,” jelasnya.

Melalui Musda XII ini, GAPENSI Sumatera Selatan berharap mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha konstruksi, kami berharap pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Sumsel dapat semakin maju, merata, dan berkualitas,”Pungkasnya.(niken)

Komentar