4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS, Komisi I DPR Minta Hukum Berat dan Transparan

Nasional160 Dilihat
banner1080x1080

JAKARTA,SumselPost.co.id — Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Oleh Soleh, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang pelakunya telah ditangkap diduga anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.

Oleh Soleh menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan prinsip demokrasi. Ia menyayangkan keterlibatan oknum aparat dalam peristiwa tersebut, yang dinilai mencoreng institusi TNI di mata publik.

“Kami mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap saudara Andrie Yunus. Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, terlebih jika melibatkan oknum aparat negara, maka proses.hukum.harus transparan,” tegas Oleh Soleh, Rabu (18/3/2026).

Ia mendesak para pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, penegakan hukum yang tegas menjadi penting untuk memberikan efek jera serta memastikan keadilan bagi korban.

Lebih lanjut, Oleh Soleh menilai kasus ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi TNI untuk melakukan pembenahan internal, khususnya dalam pengawasan terhadap anggotanya. “Kami meminta TNI mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan akuntabel. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Siapa pun yang terlibat harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterbukaan dalam penanganan kasus ini akan menjadi indikator komitmen institusi TNI dalam menjaga profesionalisme serta kepercayaan publik.

Oleh Soleh berharap peristiwa ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali, serta mendorong semua pihak untuk tetap menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebelumnya, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Markas Besar (Mabes) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Yusri Nuryanto mengatakan bahwa keempat pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis kontras, Andrie Yunus, berasal dari Bais TNI. Mereka adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. (MM)

Komentar