DPR Optimis Sepak Bola akan Maju Di Bawah Erick Thohir

Nasional484 Dilihat

JAKARTA,SumselPost.co.id – Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menyatakan optimis 15 tahun ke depan sepak bola Indonesia akan lebih maju di bawah kepemimpinan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI. Karena itu, Erick harus bertekad memperbaiki industri, manajemen, sebelum prestasi. Sebab, selama tata kelola dan industrinya buruk, maka prestasi tak akan bisa dicapai.

“Sosok Erick Thohir dan track record-nya cukup bagus di industri sepak bola, dan saya yakin beliau bisa memperbaiki industri sepak bola mulai sekarang ini, sehingga prestasinya baru bisa dipetik dan dilihat pada 15 tahun yang akan datang,” tegas Ketua DPW PKB Jawa Barat itu.

Hal itu disampaikan Syaiful Huda dalam dialektika demokrasi “Harapan Kemajuan Sepakbola dengan Nahkoda Baru PSSI” bersama pengamat sepakbola Kesit Handoyo di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis (2/3).

Lebih lanjut Syaiful Huda memberikan waktu untuk Erick Thohir dalam memperbaiki manajemen sepak bola tersebut. “Pengurus dan jajarannya yang selama ini dinilai tidak mampu dan bermasalah harus diganti dengan orang-orang baru. Kalau tidak, maka tidak akan ada kemajuan,” ujarnya.

Baca Juga  DPD RI Sebut Tumpang Tindih, Sebaiknya Bubarkan Salah Satu atau Merger Bulog - BPN

Mengapa? Karena dengan UU No.11 tahun 2022 tentang keolahragaan, Inpres No. 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Sepakbola Nasional, diharapkan memperkuat stackholder sepak bola dengan melakukan perubahan total, termasuk penertiban supporter.

Kedua, kata Syaiful Huda, sejak lama Komisi X DPR konsen untuk mendahulukan perbaikan industri daripada prestasi sepak bola. Ia minta Erick tidak terjebak pada pengelolaan sepak bola untuk jangka pendek, tapi jangka panjang. Misalnya dengan memperbanyak kompetisi di akar rumput sejak jenjang pendidikan dini bekerjasama dengan Kemendikbud RI.

“Kompetisi yang fair, wasit yang profesional, infrastruktur yang baik, maka transformasi yang lebih baik lagi bisa dilakukan ke depan. Pak Erick harus mampu menciptakan ekosistem industri sepak bola yang baik dan itu butuh keberanian PSSI. Bagi klub yang tidak sehat dalam mengelola keuangan misalnya, tidak usah ikut kompetisi,” tambah Syaiful Huda.

Baca Juga  PAN Sebut Pikiran Anies Terbalik dan Mundur Soal IKN Pindah ke Hutan

Ketiga, Erick bilang akan bikin “Code of Conduct”, aturan yang disepakati bersama agar satu misi dan visi dalam membangun sepak bola Indonesia, dan kalau tidak sanggup harus mundur. “DPR mendukung ini. Kita tunggu apa saja yang akan dilakukan oleh Erick Thohir untuk meminimalisir konflik of interest dalam PSSI selama ini,” pungkasnya.

Kesit juga optimis di bawah kepemimpinan Erick Thohir sepak bola Indonesia akan lebih baik. Bahwa industri itu tata kelola sepak bola. Tapi, kalau kompetisinya buruk, maka tak akan ada harapan akan lebih baik. Seperti dengan mudahnya merubah dan menunda jadwal pertandingan dan sebagainya.

“Juga, kalau pengelolaan keuangannya buruk, pemain dan pelatih tidak digaji misalnya, sebaiknya klub itu mundur. Selama ini PSSI terlalu banyak memberikan toleransi bagi klub-klub yang tidak memenuhi syarat, tidak profesional tapi tetap saja diikutkan kompetisi,” ungkapnya.

Baca Juga  DPR - Kemenag Sepakat Ongkos Haji 2023 Rp49 Juta, Jamaah Tunda 2020 Tak Perlu Tambah Biaya

Pak Erick sendiri kata Kesit, sudah berjanji Timnas Indonesia akan tampil di ajang piala dunia pada tahun 2040. Itu berarti, sejak sekarang harus disiapkan bibit unggulnya yang berusia 7 – 9 tahun, karena bibit inilah yang akan menjadi bintang di tahun 2040 tersebut. “Kalau tidak disiapkan sekarang, maka pada tahun 2040 nanti kita juga tak bisa apa-apa,” ungkapnya.(MA)

Komentar