JAKARTA,SumselPost.co.id – Tragedi kemanusiaan yang mewarnai aksi unjuk asa, Kamis kemarin dengan meninggalnya driver Ojol Affandi Kurniawan (20) akibat ditabrak mobil Barakuda Brimob itu mengusik hati Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar.
‘Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Roijun, semoga almarhum Affandi mendapat magfirah Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan karunia ikhlas dan kesabaran. Semoga tragedi ini mendapatkan atensi serius dari aparat penegak hukum seperti yang disampaikan Kapolri,’ ujar Kiai Anwar, kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).
Pengasuh pesantren Al Amin Kediri dan Assa’diyah Kediri itu menyayangkan timbulnya korban jiwa dalam aksi unjuk rasa yang digelar ribuan aktivis buruh. Dikhawatirkan, dengan meninggalnya driver Ojol tersebut justru memicu kemarahan masyarakat yang selama ini sudah lelah dengan beban hidup yang makin berat akibat berbagai persoalan ekonomi yang menghimpit mereka. Mu.lai dari kesulitan mencari pekerjaan, beban pajak yang makin terasa serta beban-beban lain yang mudah menyulut emosi rakyat.
Untuk meredam kemarahan masyarakat tersebut, Ketum MUI mendorong agar aparat penegak hukum segera bertindak tegas untuk mengusut tuntas terhadap para pelaku, “Jika perlu, tidak ada salahnya pimpinan tertinggi aparat juga ikut datang melayat sekaligus menyampaikan permintaan maaf agar terasa empati terhadap korban dan keluarganya. Soalnya, dalam suasana kehidupan rakyat yang makin berat ini, diperlukan kepekaan sosial yang tinggi para elit politik agar masyarakat merasakan kehadiran negara,” tandasnya.
Oleh karena itu, ke depan, Kiai Anwar juga Wakil Rais Aam PBNU itu menyerukan agar seluruh elemen bangsa makin meningkatkan rasa cinta kepada NKRI dengan saling menghormati diantara sesama anak bangsa. Tidak kalah pentingnya, katanya mengingatkan, aparat penegak hukum seperti Polri termasuk juga TNI harus meningkatkan empati mereka kepada rakyat agar masyarakat kita merasakan adanya pengayoman,
“Bukan merasa terancam dan selalu khawatir terhadap keamanan diri dan keluarga akibat ulah oknum-oknum aparat yang tak bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ketum MUI juga mengingatkan agar aparat makin bijak dalam menangani aksi unjuk rasa dengan selalu mengedepankan pendekatan persuasif agar tragedi serupa bisa dihindari. Lebih dari itu, Yai Anwar juga menyerukan agar masyarakat juga makin bijak dan tetap memegang norma dan ketertiban umum dalam setiap menyampaikan aspirasi.
“Tolonglah marilah kita sama-sama menjaga agar kehidupan demokrasi kita tetap terjaga dengan baik dan dengan rasa memiliki yang tinggi terhadap negera tercinta ini. Saya juga berharap agar pemerintah berani instropeksi diri agar bisa menjadi pelayan yang baik buat masyarakat, bukan malah sebaiknya,” pungkasnya, (MM)
Komentar