Dinas Kebudayaan Kota Palembang Dukung Peringatan Pertempuran 5 Hari 5 Malam

Berita Utama416 Dilihat
Post ADS

Palembang, Sumselpost.co.id – Setelah sebelumnya sukses di gelar di tahun 2021, 2022, 2023 lalu, Peringatan peristiwa pertempuran 5 hari 5 malam di kota Palembang bakal kembali digelar tahun 2024 mendatang. Untuk itu persiapan acara tersebut terus di matangkan oleh panitia.

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Pertempuran 5 Hari 5 Malam yang terjadi di Kota Palembang pada 5 Januari 1947 yang silam.

Kamis (14/12) panitia peringatan pertempuran 5 hari lima malam dipimpin Vebri Al Lintani, Kemas Ari Panji, Heri Mastari dan Dudy Oskandar menggelar audiensi dengan Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Agus Rizal dan jajaran di kantor Dinas Kebudayaan kota Palembang.
Menurut Vebri Al Lintani prinsip kegiatan ini dari tahun 2021, 2022 , 2023 dan 2024 mendatang sama yaitu gotong royong yang di dukung para komunitas dari berbagai unsur .

Baca Juga  Petugas Gasum Sumsel, Selamatkan Korban KDRT dan Tangkap Pelaku

“ Kita sendiri ada unsur-unsur jeep, UMKM, unsur kebudayaan dan lain-lain dan kemarin kita cuma mengkoodinir, jadi apa yang bisa dilakukan para komunitas itu , ada yang menyumbang komsumsi, ada yang menyumbang tenda dan lain-lain,” katanya.

Menurut Vebri , karena pentingnya sejarah Pertempuran Lima Hari Lima Malam seharusnya sudah diperingati sejak dulu-dulu.

“ Kami ke Dinas Kebudayaan ini ingin apa yang bisa diberikan Dinas Kebudayaan di acara ini tapi yang jelas kami mohon izin , karena peringatan kemarin di Monpera dan di Bundaran Air Mancur dan untuk tahun ini kita akan menggunakan gedung Kesenian Palembang dan Lawang Borotan selama lima hari,” katanya.

Di hari pertama, Peringatan Pertempuran 5 Hari 5 Malam, menurut Vebri ada pawai karnaval dimulai tanggal 1 Januari 2024 dilanjutkan hari berikutnya ada pameran UMKM, kegiatan kesenian, diskusi dengan tema berbeda yang akan di siarkan RRI Palembang secara langsung dari tanggal 1 sampai tanggal 5 Januari 2024.

Baca Juga  DPRD Sumsel Temukan Indikasi Cacat Hukum Pembuatan Akta Yayasan Batang Hari Sembilan Sumatera Selatan

“ Dan kalau Kodam II Sriwijaya berpartisipasi kita masih menunggu Kodam audiensi, mungkin Kodam kita minta pameran alutsista, kami masih menunggu audiensi Gubernur, “ katanya.

Dan menjelang pemilu 2024, menurut Vebri pihaknya mendiskusikan tema peringatan Pertempuran 5 Hari 5 Malam dengan menggunakan tema menggunakan semangat 45 untuk mensukseskan pemilu yang damai dan bersih.

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Agus Rizal mengapresiasi audiensi dari panitia peringatan pertempuran 5 hari 5 malam .

“Prinsipnya kami dari Dinas Kebudayaan mendukung kegiatan ini , bagaimana mengemasnya pak Vebri dan kawan-kawan sudah ada pengalaman dan kami siap mendukung dan dipersilahkan menggunakan Gedung Kesenian itu tidak apa-apa tinggal dengan pek Sekdin apakah di dalam atau diluar termasuk ada kuliner apakah di Lawang Borotan, kalau di Lawang Borotan berarti lahannya TNI , silahkan pilah-pilah saja mana yang menjadi asset Pemkot Palembang melalui Dinas Kebudayaan dan mana asset TNI,” katanya sembari mengatakan, kini penataan seni dan budaya dan Museum SMB II di Palembang kini telah semakin baik.

Post ADS

Komentar