Ustadz H. Hirzil Imani Menjadi Khotib di Masjid Baitul Majid

Berita Utama392 Dilihat
Post ADS

alembang Sumsel Post.co.id. – Ustadz H. Hirzil Imani menjadi khotib sholat jum’at (08/12/2023) di Masjid Baitul Majid, jalan kartini kompleks PJKA Palembang. Ustadz H. Hirzil Imani mengupas surat Al Imran ayat 102, adapun artinya, “Wahai orang orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dengan sebenar benar takwa kepadaNya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim”

Ustadz Hirzil bercerita dalam kisah Perang Uhud bahwa pada saat perang uhud, kaum muslimin mengalami kekalahan menghadapi kaum kafir, kaum muslimin banyak yang gugur, akhirnya nabi Muhummad SAW memerintahkan Syaidina Umar bin Khattab untuk memeriksa kembali apakah masih ada pasukan dari kaum muslimin yang masih hidup untuk segera diselamatkan dan ditolong, syaidina Umar memeriksa satu persatu pasukan kaum.muslimin, syaidina Umar menangis melihat banyak sekali mayat kaum muslimin yang gugur dalam peperangan uhud ini.

Di antara pasukan yang gugur tersebut, syaidina Umar mendengar suarah merintih minta tolong, syaidina Umar mendekati suara itu, ternyata memang benar masih hidup, ia minta air minum, ketika syaidina Umar mau memberikan air minum kepada sahabat yang merintih itu, ada lagi suara lain yang merintih minta tolong, sahabat yang merintih pertama tadi menolak air minum yang diberikan syaidina Umar, katanya,

Berikan saja kepada sahabat yang merintih minta air minum itu, saya masih kuat untuk bertahan, lalu syaidina Umar menemui sahabat yang merintih kedua itu lalu memberikan air minum, ketika mau memberikan air minum kepada sahabat yang kedua itu terdengar lagi ada yang merintih minta air minum, sahabat yang kedua itu berkata, berikan saja kepada sahabat yang ketiga itu, karena saya masih kuat.

Baca Juga  Danrem 044/Gapo Beri Kuliah Umum Untuk Mahasiswa Universitas IGM

Syaidina Umar mendekati sahabat merintih ketiga itu, ternyata sudah meninggal, syaidina Umar mendekati sahabat yang merintih kedua tadi sambil membawa air ternyata sudah meninggal, dan syaidina Umar mendekati sahabat yang pertama minta minum tadi ternyata sudah meninggal juga.

Dari kisah yang diceritakan ustadz Hirzil tersebut, bahwa orang orang yang beriman selalu bersifat tolong menolong sesama manusia bahkan sesama makhluk ciptaan Allah SWT. Dari kisah tersebut para sahabat nabi Muhammad SAW walaupun dalam keadaan sakaratul maut masih mau menolong orang orang yang membutukan padahal ia sendiri membutuhkan pertolongan, sehingga mereka mati dalam keadaan muslim yang beriman, wallahu aklam bishowab.

Baca Juga  Baru Hitungan Bulan diperbaiki, Tembok Irigasi Pematang Bango Jebol

(Kms. Sofyan Abdullah)

Post ADS

Komentar