Sopir Bus Wisatawan Dari Riau Ditodong Pelaku Bersenpi di Belakang Monpera

Berita Utama489 Dilihat
Post ADS

Palembang, Sumselpost.co.id – Aksi penodongan kembali terjadi di kawasan wisata di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), kali ini menimpa seorang sopir bus pariwisata bernama Ilham Reza Hidayat (25) warga Kadis Siak, Pekanbaru, Provinsi Riau yang ditodong di belakang Monpera, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Senin (27/11) sekira pukul 17.00 WIB.

Korban yang mengalami kerugian kehilangan satu buah dompet berisikan uang tunai Rp1,5 juta dan dokumen penting lainnya, lalu membuat laporan polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Kejadian bermula saat korban datang dari Jakarta hendak menuju ke Pekanbaru, namun tiba di Palembang melintas di Jembatan Ampera para wisatawan meminta berhenti untuk mengabadikan foto.

Baca Juga  Kapolda Sumsel Ingatkan Pengamanan di TPS

“Lalu, saya memarkirkan mobil di dekat taman skatepark. Mereka kemudian turun dan menuju keatas Jembatan Ampera sementara karena ingin buang air kecil saya menuju ke WC umum,” kata Ilham saat membuat laporan ke Polrestabes Palembang Senin malam.

Lanjutnya, di wc ramai sehingga mengantri dan tak lama ada telpon dari penumpang mengabarkan penumpang sudah naik semua dan siap melanjutkan perjalanan. “Karena belum usai buang air kecil, saya menyuruh duluan dengan sopir kedua dan saya akan menyusul dengan ojek online,” katanya.

Baca Juga  Gadaikan Motor Teman, Frengky Ditangkap Polisi

Masih kata korban, usai buang air kecil menuju ke mobil parkiran dan memang mobil sudah berangkat. “Saat saya hendak memesan ojek online inilah ada seorang tak dikenal mendekat, kemudian mengajak saya ke belakang Monpera sambil berkata bus nya nanti akan kembali lagi kesini,” katanya.

Sambungnya, sesampai dibelakang Monpera ternyata korban diminta uang Rp1,6 juta sambil mengeluarkan senjata api dari dalam tas. “Pelaku kemudian mengambil dompet saya berisikan uang Rp1,5 juta kemudian pergi,” katanya.

Sementara itu laporan dari korban sudah diterima anggota piket SPKT tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) Pasal 365 KUHP. Selanjutnya laporan akan diteruskan ke Sat Reskrim untuk proses penyelidikan lebih lanjut

Post ADS

Komentar