Kampanye Belum Dimulai, APK Segera Dicopot, Ini Penegasan Ketua Bawaslu Muara Enim

Berita Utama944 Dilihat
Post ADS

Muara Enim Sumselpost.co.id – Berbagai macam atribut Alat Peraga Kampanye (APK) dari sejumlah Partai Politik serta gambar atribut dari beberapa Calon Legislatif (Caleg), dari Kabupaten, Provisi ,dan Pusat, segera akan dicopot dan ditertibkan, karena belum memasuki masa kampanye.

Penertiban sejumlah APK yang dapat mengganggu keindahan serta melanggar Peraturan Daerah (Perda), Selaku Pengawas Pemilu, Yaitu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muara Enim tersebut, segera akan menindak lanjuti atas maraknya Alat Peraga Kampanye (APK) dan segera akan ditertibkan.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muara Enim Zainudin, SP,M.Si, pada media ini Senin (16/10/23) menjelaskan, bahwa pihaknya sebelum melakukan penertiban dan pencopotan APK disejumlah fasilitas umum yang dapat merusak pemandangan serta keindahan,apalagi melanggar Perda tersebut, segera kita akan lakukan rapat kordinasi bersama sejumlah Parpol, sebelum penertiban.

“Rencana dalam waktu dekat ini kita akan Rakor dengan sejumlah Parpol, sambil menunggu dari Pemda, dan terkait masa kampanye, Itukan masih lama, yakni pada tanggal 28 November 2023 nanti, dan kita akan tertibkan APK, Terutama yang melanggar Perda, Keindahan, dan tempat yang dilarang serta APK yang terdapat unsur mengajak untuk memilih,”tegas ketua Bawaslu Muara Enim Zainudin,SP, M.Si, melalui hubungan lewat What Shapnya tersebut (16/10/23).

Baca Juga  Tim Intel Korem 044/Gapo Berhasil Ringkus Pelaku Begal Ortu Prajurit

Sementara pantauan media ini dilapangan tersebut, berbagai Alat Peraga Kampanye (APK) jelang Pemilu 2024, khususnya diwilayah Kabupaten Muara Enim, terpantau telah menjamur diberbagai tempat, dengan lokasi APK, sampai di atas pucuk pohon, bahkan hingga sampai berdekatan dengan kantor Pemerintahan, fasilitas umum,seperti masjid tempat ibadah umat Islam, hingga sampai didekat tempat sekolah serta tiang listrik dan juga didepan rumah warga yang tanpa izin dari pemilik rumah.(JN*)

Post ADS

Komentar