Prajurit TNI Gugur Lagi oleh KKB, DPR Minta Strategi Tempur Harus Ditinjau Ulang

Nasional289 Dilihat
Post ADS

JAKARTA,SumselPost.co.id – Belum lama ini, prajurit TNI yang gugur lagi akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menilai strategi tempur dan pendekatan yang dijalankan TNI di Papua perlu ditinjau ulang lantaran situasi tak kunjung kondusif.

“Strategi tempur dan pendekatan ke masyarakat tentunya harus di-review karena situasi masih belum membaik, korban jiwa terus berguguran, dan keamanan belum kondusif,” tegas Dave Laksono, Kamis (24/8/2023)

Dave menilai, status hukum TNI wajib dipertegas di dalam pengejaran KKB di Papua. “Jangan sampai mereka dituduh melakukan pelanggaran HAM kembali ketika memberantas kelompok teroris Papua tersebut. Padahal, keberadaan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai KKB itu jelas merupakan perlawanan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

Baca Juga  Rektor Universitas Paramadina Apresiasi Misi Damai Jokowi

“Mereka itu adalah teroris yang hanya ingin menghancurkan keberadaan Republik Indonesia,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Untuk itu, dia mengaku tak heran dengan dugaan alasan penembakan prajurit TNI karena KKB tidak senang dengan pembangunan Pos Satgas TNI/Polri yang ada di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (21/8) lalu.

Baca Juga  PKB Optimistis Jenderal Andika Mampu Tingkatkan Kinerja TNI

“Ya, mana mungkin KKB senang dibangun pos tentara, wong itu musuh mereka. NKRI secara utuh adalah musuh mereka,” tambahnya.

Dave menyampaikan dukacita atas gugurnya Pratu Agung Pramudi Laksono (27) anggota Satgas Pamtas Mobile Yon 7 Marinir TNI AL yang menjadi korban penembakan KKB. “Prajurit yang meninggal itu pahlawan bangsa dan wajib dapat penghargaan tertinggi,” ungkap Dave.

Baku tembak antara anggota Satgas Yonif 7/Marinir dengan KKB Kodap XVI Yahukimo terjadi Senin (21/8) sekitar pukul 11.10 WIT. Kejadian itu menewaskan Pratu Agung Pramudi Laksono. Adapun Jenazah  telah diterbangkan dari Dekai, Ibu Kota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan ke Jakarta pada Rabu menggunakan pesawat CN 235 ke Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Jenazah rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Grobogan, Jawa Tengah.(MM)

Baca Juga  Puan: Industri Pertahanan Nasional Ujung Tombak Pengembangan Sistem Pertahanan

 

Post ADS

Komentar