oleh

Polres PALI Press Release Pelaku Begal Dan Kasus Korupsi Kades Purun Timur

Pali,Sumselpost.co.id – Setelah tadi malam diadakan penangkapan terhadap AL(42) salah satu oknum Kades di Kabupaten Pali,Sumatera Selatan,hari ini Kamis (24/11/22) sekira pukul 14.00 WIB,bertempat di halaman depan Mapolres Pali, jajaran Polres Pali menggelar press conference dua perkara, yaitu pelaku begal dan perkara Kades Purun Timur yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi dana desa tahun 2021 senilai setengah miliar lebih.

‘Selamat siang rekan-rekan semuanya,seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa para pelaku tindak pidana ini sebelumnya sudah kita proses sebagaimana mestinya, diantaranya kasus begal yang berhasil diungkap tak sampai 24 jam oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Pali beberapa waktu yang lalu,dan salah satu pelaku terpaksa kita lumpuhkan karena berusaha kabur,yang kita hadirkan hari ini,”buka Kapolres Pali ini.

Selanjutnya Mantan Kapolres Musi Rawas yang juga pernah berhasil mengungkap kasus dana desa tahun 2020 di Desa Sukowati senilai 800 juta lebih oleh oknum kadesnya di Musi Rawas ini, juga memaparkan tentang dari awal pengaduan masyarakat tentang dugaan korupsi dana desa tahun 2021 oleh oknum Kepala Desa Purun Timur Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

“Saya tahu dan memantau pandangan dari masyarakat mengenai kinerja kami,bahkan saya pernah baca bahwa institusi kami Polres Pali ini sedang diuji,namun yakinlah teman-teman semua bahwasanya kami Polres Pali menerima semua pengaduan dari masyarakat,tapi tentunya tidak semudah yang kita bayangkan, apalagi inikan dana desa,harus penuh kehati-hatian dalam memprosesnya,dan tentunya kita melibatkan pihak-pihak yang terkait seperti Inspektorat dan PMDes,dan juga harus mengumpulkan bukti-bukti yang ada,serta saksi jika sudah terpenuhi itu semua,tentu kita akan proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku,”papar Bang Efran sapaan akrab awak media.

Baca Juga  Masjid Al-Muawannah Bagi Daging Qurban Untuk Jamaah dan Warganya

Lebih lanjut,ia mengatakan jika sudah terpenuhi unsur hukumnya,jajarannya akan bertindak tegas tanpa pandang bulu contohnya Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres PALI telah melakukan penangkapan terhadap Tersangka AL(42) kasus Tindak Pidana Korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten PALI Tahun 2021,sebagaimana dimaksud pasal 2 Ayat (1) dan atau pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan dasar Laporan Polisi : Nomor : LP/ A-81/VIII/2022/SUMSEL/Res Pali, Tgl 16 Agustus 2022,serta Surat Perintah Penyidikan No: Sprin.Sidik/62.a/XI/2022/Satreskrim tgl 23 November 2022.

“Dari kejadian tersebut Negara Kesatuan Republik Indonesia mengalami kerugian sebesar Rp. 548.526.273,- (Lima ratus empat puluh delapan juta lima ratus dua puluh enam ribu dua ratus tujuh puluh tiga rupiah) dan yang bersangkutan terancam kurungan penjara minimal 4 tahun Penjara dan maksimal 20 tahun penjara,dan sudah pastinya ini akan kita dalami lagi,”tegas Kapolres Pali ini, dan ini kali pertama sejak berdirinya Kabupaten Pali seorang Kapolres berhasil mengungkapkan kasus korupsi dengan nilai yang cukup fantastis.

Sementara itu AL (42) Kades Purun Timur hanya tertunduk dalam,dan diam seribu bahasa saat para awak media mewawancarainya mengenai kemana saja aliran dana setengah milyar lebih itu mengucur dan dipergunakan buat apa saja, namun sayangnya tak sepatah katapun yang keluar dari mulut sang kades.

Komentar