oleh

Istri Cakades Terpilih Desa Gerinam Rambang Niru Dilaporkan Ke Polda Sumsel

-Muara Enim-5.269 views

Muara Enim,SumselPost.co.id -Akhirnya Calon Kades (Cakades ) terpilih Desa Gerinam Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim berinisial IY resmi dilaporkan ke Polda Sumsel Selasa (02/11).

Dilaporkan nya Cakades terpilih Desa Gerinam tersebut, menyusul adanya dugaan rekayasa data dari Calon Kades (Cakades) terpilih berinisial IY kepada pihak panitia Pilkades Desa Gerinam yang saat ini Calon Kades terpilih tersebut tengah menjadi Tersangka (TSK) kasus narkoba.

Yulison Amprani ,SH,MH, dan Sanjaya,SH, selaku Kuasa hukum Marta Candra (47) seorang Rival Calon Kades yang ikut bertarung di ajang Pilkades Serentak 14 Oktober 2021 di Desa Gerinam tersebut.

Mengungkapkan, bahwa kita tegaskan proses awal pencalonan IY sebagai Balon kades hingga menjadi Calon Kades Desa Gerinam disinyalir penuh rekayasa dan dugaan main mata begitu kental.

Lanjutnya, bahwa yang jadi miris di alam demokrasi ini bahwa semua data-data dari Cakades IY sangat begitu mulus berjalan dan tanpa adanya pengawalan dan kroscek ketat disaat awal pencalonan hingga masa Pencoblosan Sementara IY sendiri dimata masyarakat Desa Gerinam tersebut rekam jejak IY telah diketahui nya dan IY sendiri pun kini telah di tetapkan TSK kasus Narkoba.

Menurut Yulison, jika kita mengacu pada Permendagri Tahun 2017 Tentang tetap dilantiknya Cakades terpilih tersebut Pastinya kita protes karena ini cacat hukum dan cacat adminitrasi.

Pasalnya, kata Ichon, bahwa keberadaan sang calon kades IY saat berada di Polda Sumsel dalam dugaan kasus narkoba dari tanggal 3 September 2021 hingga pada 14 Oktober 2021 sang calon kades IY tidak berada ditempat namun hanya dikuasakan oleh sang Istri Cakades IY tersebut.

“Kita laporkan IY Cakades terpilih dan Istrinya berinisial OSM dengan pasal 266 dan 263 KUHP tentang dugaan pemalsuan dengan LP/B/1005/XI/2021/SPKT /Polda Sumsel,” ungkap Yulison Amprani SH MH dan Sanjaya ,SH.

Baca Juga  Targetkan Emas, Muaythai Muara Enim Try Out Ke Palembang

Dikatakan Ichon, dengan adanya laporan ini bukan tidak mungkin adanya bakal menyusul pemanggilan para oknum dari pihak Kepolisian karena semua ini dilakukan untuk menjunjung tinggi bentuk ketransparan dan alam demokrasi di ajang Pilkades Serentak 14 Oktober 2021 lalu.

“Mendesak agar penegak hukum secepatnya memproses laporan kami karena klien kami telah dirugikan sebagai Cakades Desa Gerinam tersebut,”tegas Pengacara dan Bendahara KAI Sumsel yang juga kuasa hukum Pemkot Prabumulih itu. (02/11).

Marta Candra (47), sang Calon Kades Desa Gerinam Rambang Niru Kabupaten Muara Enim saat ikut membuat laporan ke SPKT Polda Sumsel tersebut, mengungkapkan, bahwa hal ini dilakukan karena kita akan menegakan aturan serta menjunjung tinggi alam demokrasi dan jika dugaan rekayasa seperti ini serta keberadaan Panitia Pilkades diduga telah ada kongkalingkong selama ini dengan kandidat tentunya saya sependapat dengan kuasa hukum saya bahwa ini cacat hukum dan cacat adminitrasi,” beber Cakades Gerinam Marta Candra, pada media ini Rabu (03/11).

Menanggapi adanya permasalahan terkait dilaporkan nya Cakades terpilih Desa Gerinam IY dan Istrinya OSM ke Polda Sumsel adanya dugaan pemalsuan sebagaimana mana dalam pasal 266-263 KUHP , tokoh masyarakat Desa Gerinam Aryadi(65) dan Mulyadi (60), tentunya hal tersebut sangat disayangkan kenapa ini bisa terjadi didesa kami dan ini bisa menjadi Presedent buruk bagi alam demokrasi yang semestinya berjalan sesuai aturan.

“Jika terbukti adanya pamalsuan data dari Cakades dan istri Cakades terpilih tersebut, Tentunya penegak hukum bertindak tegas apalagi saat ini beliau (IY..red) tersandung narkoba.

“Panitia Pilkades wajib mendiskualifikasi pencalonan dan batal dimata hukum dan bisa pemenang Cakades kedua yang naik,”ucap kedua Tokoh Masyarakat Desa Gerinam tersebut pada media ini (03/11). Ditambahkannya, penegak hukum dalam hal ini dapat cepat dan tegas memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam Pilkades Serentak di Desa Gerinam tersebut, karena ini demi tegaknya kebenaran,”pungkas keduanya.(JNP).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed