oleh

Anggota Komisi 1 DPRD Muara Enim Desak Proyek Jembatan Desa Gumai Dibongkar

MUARAENIM,SumselPost.co.id – Proyek pembangunan Jembatan di Desa Gumai Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2021 didesak anggota DPRD Dapil 3 Kabupaten Muara Enim untuk dikaji lagi dan bila perlu dibongkar.

Hal tersebut ditegaskan Ponira salah satu anggota DPRD Dapil 3 Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan saat melakukan sidak langsung ke Proyek Jembatan Desa Gumai tersebut, pada Selasa kemarin (28/09).

“Ya, menampung  aspirasi masyarakat atas keluhan mereka bahwa hasil proyek jembatan tidak sesuai harapan,”ucap Ponira dari Komisi 1 DPRD Muara Enim itu Rabu (29/09).

Dikatakannya, proyek jembatan Desa Gumai tersebut telah kita usulkan untuk keperluan masyarakat akses jalan kekebun Namun kenyataan hasil pembangunan nya sangat tidak sesuai serta sungguh diluar dugaan dan kita meminta untuk dibongkar.

“Dari Rancangan Anggaran Belanja (RAB) proyek ini tidak sesuai karena awal usulan panjangnya 100 meter dan sepakat dirapat 70 meter namun fakta dilapangan 60 meter,” beber Ponira kepada media ini.

Ditambahkanya ,bahwa Lebar jembatan seharusnya 2 meter justru menjadi 1/2 meter, dan sambungan pengelasan eletroda juga tidak rapih serta diperparah lagi papan proyek tidak ada.

“Kita tegaskan untuk dibongkar karena ini merugikan masyarakat maupun anggaran yang diperkirakan ratusan juta rupiah dan ini jangan dibiarkan serta mendesak pihak terkait untuk turun cek kelokasi,”tegas Ponira daei Fraksi Partai Gerindra itu.

Lanjutnya lagi, dari awal pembangunannya sudah bermaslah dan tidak transparan karena RAB proyek sang Kadespun tidak dilibatkan saat Pemdes ingin mengetahuinya dan sebagai wakil rakyat kami telah mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa proyek jembatan Desa Gumai ini dikerjakan tidak sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

“Kita sidak untuk memastikan langsung atas keluhan masyarakat dan jangan ada persepsi lain karena ini murni menampung aspirasi rakyat,”tutup Ponira Perempuan Berjilbab itu.

Baca Juga  Presiden Jokowi Lantik 6 Menteri dan Kepala BNN

Sementara warga Desa Gumai Kecamatan Gelumbang Nurul (50) yang setiap aktivitasnya kekebun merasa kecewa karena kondisi jembatan menjadi sempit ditambah lagi plat lantai jembatan licin dan mendukung agar proyek jembatan ini sebaiknya dibongkar saja sebelum dibayar Pemerintah.

“Makmno kami nak Bawak getah pak, Kelak lewat jembatan Kani bakal saro kekebun cak ini ,”ungkap Nurul (50) warga Gumai tersebut.

Kades Desa Gumai Firdaus melalui Kadus Gumai Sariman, bahwa persoalan ini telah kita ketahui dan melakukan cek dilapangan bersama Ibu Ponira selaku anggota DPRD Dapil 3 Muara Enim kemari(28/09), berharap kondisi jembatan yang dinilai bermasalah tersebut bisa diselesaikan,”terang Sariman (29/09).

Pantauan media ini dilokasi Proyek tersebut belum seratus persen jadi yang diperkirakan telah mencapai tujuh puluh persen hasil pembangunannya dan terpantau tidak adanya papan proyek dilokasi akses masyarakat Gumai ala  beraktipitas kekebun menyeberangi sungai.

 

(JNP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *