oleh

Diknas Sumsel, Kanwil Kemenag dan UIN Raden Fatah Palembang Jalin MoU

PALEMBANG,SumselPost.co.id – Dalam meningkatkan kualitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, dan Pemerintah melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, 

serta Dinas Pendidikan Sumatera Selatan melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Momerandum Of Understanding (MoU) pelaksanaa program Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam (PPG PAI) pada 30 Mei 2020., 

Dan dalam penandatanganan nota kesepahaman tersebut juga melibatkan para Kepala Kemenag dan Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, 

dan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA dan Drs. Riza Fahlevi, M.M, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.

Para perserta gelombang I di tahun 2021 ini. Pada kegiatan Pendidikan Profesi Guru PAI sebanyak 364 orang yang mendaftar.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Drs. Riza Fahlevi, M.M mengatakan, Diknas Sumsel hanya tempat guru agama mengar kita mengajak MoU bersama UIN Raden Fatah dan kemenag kabupaten dan kota serta Diknas kab kota untuk mendapatkan sertifikasi kedepan.

“Nantinya setelah lulus PPG mereka ada tunjangan. Mengenai  program ini merupakan program gabungan dari Kanwil Kemenag, Diknas Sumsel dan UIN,” katanya. 

Sementara itu Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Prof. Dr. H. Abdullah Idi, M. Ed menyebutkan pihaknya terus berupaya dalam meningkatkan kulitas guru pendidikan agama Islam lewat Program Profesi Guru

Dia menambahkan, dengan kerjasama ini beryakinan bahwa usaha mewujudkan kualitas pendidikan pasti akan terwujud di Sumatera Selatan. 

Ditempat yang sama Kepala Prodi Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam (PPG PAI) Ali Imron MAg menuturkan, PPG tahun 2021 ini dari segi pembiayaan ada 2 macam yakni ada dari Dipa Kemenag Pusat dan ada dari APBD.

 Khusus guru Madrasah Dipa dari Kemenag Pusat, sedangkan PAI guru TK,SD,SMP, SMA dan SMK itu dianggarkan dari APBD.

“Para guru SMK dan SMA itu biaya PPG PAI dianggarkan oleh Pemprov Sumsel melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel. 

Sedangkan untuk PPG PAI guru TK, SD, SMP itu dianggarkan Pemda Kabupaten dan Kota. Saat ini ada enam kabupaten dan kota yang mengganggarkan PPG PAI yakni Ogan Ilir, Prabumulih, Muara Enim, Pagar Alam, Empat Lawang, dan Muratara,” bebernya.

“Dan untuk kuotanya dari Kemenag Pusat, proses seleksi juga dari pusat. Mereka yang lulus tes membuat pernyataan sanggup mengikuti PPG,” pungkasnya.

 

Baca Juga  KPD dan Fahum UIN Raden Fatah Jalin Kerjasama Terkait Adat dan Budaya Palembang Darussalam

(Ocha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *