oleh

Ketua MPR Minta Pemerintah Perhatikan Zona Covid-19 dalam Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442 H

JAKARTA,sumselpost.co.id -Tingginya animo masyarakat muslim untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 H perlu mendapat perhatian semua pihak. Menjaga agar ibadah tidak terganggu, namun juga harus aman dalam pelaksanaannya.

Karena itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebelum memberikan izin pelaksanaan shalat Idul Fitri, agar terlebih dahulu memperhatikan kondisi klasifikasi zona aman suatu daerah dari risiko penularan Covid-19. Seperti zona hijau dan area terbuka untuk penyelenggaraan shalat Ied tersebut.

“Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di tiap daerah, agar membentuk panitia penyelenggaraan shalat Ied yang bertujuan untuk mengawasi serta memastikan protokol pencegahan Covid-19 dilaksanakan dengan baik pada saat pelaksanaan shalat Idul Fitri, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H,” tegas Bamsoet, Kamis, 6 Mei 2021.

Selain itu kata Waketum Golkar itu, masyarakat di daerah yang akan menyelenggarakan shalat Idul Fitri, agar membentuk satgas pengendalian Covid-19 di level masjid atau mushala untuk menegakkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan dan membuat garis jarak batas yang jelas antar shaf dalam pelaksanaan shalat. Sehingga diharapkan tidak terbentuk kerumunan, dan penularan Covid-19 pada saat pelaksanaan shalat Idul Fitri dapat diminimalisir.

“Mengimbau umat muslim yang akan melaksanakan shalat Id di masjid atau mushala, agar dapat menjaga sikap dan pengendalian diri agar mampu meminimalisasi kegiatan yang memunculkan kerumunan selama ibadah berlangsung, serta agar tetap mengedepankan protokol kesehatan dan tata cara pelaksanaan shalat ied,” ungkapnya.

Transmisi

Sementara itu, transmisi lokal atas penularan dalam satu populasi tertentu dari varian baru virus Covid-19 hasil mutasi diprediksi tidak banyak terjadi. Namun, tetap perlu diwaspadai bersama agar perkembangan melalui penularan tidak sampai terjadi.

Baca Juga  Antisipasi Kekurangan Pangan, Ketua DPD RI Usul Produk Darurat, Food Rescue

Bamsoet meminta pemerintah untuk mengingatkan dan mengedukasi masyarakat bahwa cara pencegahan penularan varian baru virus Covid-19 sama persis dengan varian lama termasuk cara menangkalnya, yakni dengan patuh terhadap protokol kesehatan (prokes), melakukan vaksinasi serta surveilans genom. Mengingat, prokes menjadi cara dibaris pertama yang paling ampuh dan harus dilakukan untuk mencegah masuknya virus.

“Pemerintah harus mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan upaya 3T(testing, tracing dan treatment), khususnya di daerah yang memiliki kasus varian baru virus Covid-19 sebagai upaya deteksi dini dalam mencegah terjadinya transmisi mutasi virus meluas,” tambah Bamsoet.

Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga sikap dan selalu waspada terhadap pandemi yang masih berlangsung, serta meminta semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat harus bersinergi untuk melawan Covid-19.(MA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *