oleh

Puan Maharani Yakin Lembaga Penyiaran Bisa Perkuat Ekonomi Nasional

JAKARTA,sumselpost.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Puan Maharani mengatakan bahwa industri penyiaran berkontribusi terhadap produk domestik bruto melalui sub-sektor informasi dan komunikasi serta penciptaan lapangan kerja. Sedangkan secara tidak langsung, industri penyiaran memiliki multiplier effect pada sektor lain.

“Berbagai program yang dikeluarkan media penyiaran dapat mempengaruhi pola dan preferensi konsumsi masyarakat yang tentu berujung kepada kinerja perekonomian,” kata Puan, saat menjadi pembicara utama Seminar Nasional Memperingati Hari Penyiaran Nasional Ke-88, Selasa, Maret 2021.

Seminar tersebut diadakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), di Surakarta, untuk memperingati Hari Penyiaran Nasional ke 88. Dan, Puan hadir secara virtual dalam seminar yang mengangkat tema “Penyiaran Sebagai Pendorong Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi” tersebut.

Menurut Puan, melalui lembaga penyiaran, berbagai informasi dan potensi keunggulan ekonomi suatu daerah akan diketahui dan lebih dikenal masyarakat maupun pelaku usaha di daerah lain, bahkan hingga ke luar negeri.

Dengan penyebarluasan informasi dan potensi ini kata Ketua DPP PDIP itu, maka akan memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian daerah tersebut.

Karena itu, Puan mengajak para pelaku media penyiaran agar melihat kemajuan teknologi sebagai sebuah kesempatan. Khusus di masa pandemi ini, Puan mengajak media-media penyiaran di seluruh Indonesia dapat terus membangkitkan semangat gotong royong bangsa Indonesia untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan dampaknya.
“Saya yakin bahwa ketika penyiaran kita semakin kuat maka ekonomi Indonesia bisa semakin hebat,” ungkapnya.

Kepada para pelaku industri penyiaran, Puan berpesan agar di tengah banjirnya informasi di media sosial maka media penyiaran harus menjadi seperti dataran tinggi tempat orang bisa merasa aman, terutama aman dari hoaks.

Puan sangat berharap pelaku industri penyiaran menyampaikan informasi yang kredibel dan terkonfirmasi, memegang kaidah-kaidah jurnalistik, dan turut mencerdaskan kehidupan masyarakat.

Baca Juga  FPKB DPR Sebut Setoran Deviden dan Pajak BUMN Ke Kas Negara Belum Ideal

“Dan merasa aman karena program-program non-berita seperti program siarannya juga mengikuti P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran),” pungkasnya.(MA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *