oleh

Beras BUMD Sei Sembilang Dijual Harga Pasar, ASN Tombok Rp Rp4.258/Kg dari Tunjangan Beras

-Banyuasin-117 views

PALEMBANG,SumselPost.co.id – Bupati Banyuasin H. Askolani beberapa waktu lalu meluncurkan beras Sedulang Setudung dan sekaligus Launching Gerakan Pengembangan Perikanan Rakyat (Gerbang Perak) dipusatkan di Desa Sukatani Kecamatan Tanjung Lago, Sabtu (19/12/2020)

Arie Anggara Sekertaris LP KPK daerah Komda Sumsel didampingi Hardaya Wakil Sekretaris LP KPK Daerah Komda Sumsel mengatakan Beras Sembilang yang di luncurkan Bupati Banyuasin saat ini baru didistribusikan kepada para ASN di kabupaten Banyuasin.

Acuan pendistribuasian beras Sembilang itu surat edaran bupati Banyuasin dengan No 570/1325/IV/2020 tertanggal 27 Oktober 2020 tentang pembelian beras hasil di Kabupaten Banyuasin perihal ini menjadi tanda tanya besar mengapa peluncuran beras belum dilakukan surat edaran sudah dikeluarkan terlebih dahulu.

“Tanggal 19 Desember Bupati meluncurkan Beras Sedulung Setudung, namun bupati mengeluarkan surat edaran No 570/1325/IV/2020 tertanggal 27 Oktober 2020 yang isinya pembelian beras hasil di Kabupaten Banyuasin hampir satu bulan lebih dahulu.” katanya

Disamping itu Ari menyoroti harga Beras Sedulung Setudung yang perkilo gramnya Rp 11.500 Sementara para ASN itu mendapat tunjangan beras sebagaimana diatur dalam Peraturan Dirjen nominalnya Rp 7.242 per kilogram atau Rp72.420 per orang tiap bulannya.

Artinya Para ASN yang membeli beras Sedulung Setudung harus menombok Rp 4.258 lebih perkilonya sehingga jika mereka dibebankan beli beras sebanyak dua karung mereka harus menombok Rp 85.160 setiap bulannya.

Ari juga mengatakan bahwa beras Sedulung Setudung itu diduga bukan hasil produksi BUMD Sei Sembilang namun beras hasil produksi cukong beras di Palembang. Sehingga pihak BUMD Sei Sembilang diduga telah menggakangi serat edaran No 570/1325/IV/2020 tertanggal 27 Oktober 2020.

“Pada edaran bupati itu jelas mengatakan bahwa pembelian beras hasil di kabupaten Banyuasin namun kenyataan nya tidak demikian” katanya.

Baca Juga  Kecamatan Suak Tapeh Mengelar Musrenbang

Ari Berharap kepada Bupati Banyuasin dan DPRD dapat meninjau permasalah, apa yang dilakukan oleh pihak BUMD Sai Sembilang yang diduga menyakitkan para ASN di Banyuasin

dan Tujuan dari pembentukan BUMD itu sudah mulai melenceng dari roh pembentukannya dan juga kata Ari banyak mudaratnya dari manfaat.kata Ari

Saat prihal itu dikomfirmasikan pada Komisaris BUMD Sei Sembilang sedang tidak ada di tempat

 

(**)

Beras Sedulang Setudung (Poto: net)

 

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *