oleh

Kasus Cetak Al Qur’an dan Buku, Ari Anggara: Jangan Sampai Jadi Bom Waktu

-Banyuasin-373 views

PANGKALANBALAI,SumselPost.co.id –  Arie Anggara sekertaris LP KPK daerah komda Sumsel didampingi Hardaya wakil sekretaris LP KPK daerah komda Sumsel mempertanyakan kembali permasalahan laporan beberapa elemen masyarakat di Banyuasin pada tahun 2019 pada kejaksaan Negeri Banyuasin

Terkait diduga ada nya penyimpangan terhadap cetak Al Qur’an dan Buku di dinas Perpustakaan dan dokumentasi Kearsipan Daerah Banyuasin,

Ari mengatakan, perlu kita pertanyakan kasus itu karna sejak tahun 2019 hingga kini belum ada tindak lanjutanya kita hawatir ini jadi boom waktu katanya

“Kasus itu perlu di pertanyakan jagan sampai jadi boom waktu untuk kabupaten banyuasin.usut tuntas dugaan korupsi pengadaan buku dan kitab suci Al Qur’an di dinas perpustakaan kabupaten banyuasin” kata Ari

Penyerahan Berkas Laporan Oleh Ketua AMUNISI (Poto: Cliksumsel)

Sementara itu seperti di berita clicksumsel.com Rabu (30/10/19). Aliansi Masyarakat Untuk Institusi (AMUNISI), mempertanyakan laporan dugaan korupsi pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Banyuasin, Rabu (30/10/19).

Dalam orasinya Suhaimi alias Emon, selaku Koordinator Aksi, menegaskan, Amunisi kembali mempertanyakan laporan yang disampaikan ke pihak penyidik Kejari Banyuasin. Agar penyelesaian kasus ini dibuka secara transparan.

“Hari ini Amunisi kembali hadir di gedung Kejari Banyuasin, untuk mempertanyakan kasus yang sudah disampaikan beberapa waktu lalu. Sudah sampai dimana dan meminta kasus ini dibuka dengan transparan,” tegas pria yang akrab disapa Emon, ketika di Dampingi Efriadi Effendi, selaku Ketua Umum AMUNISI.

Ada beberapa persoalan penggunaan anggaran administratif, misalkan pengembangan sarana dan prasarana sebesar Rp 206 juta, Pelaksanaan Koordinasi Rp 300 juta, dan kegiatan Pelestarian bahan perpustakaan sebesar Rp 549 juta rupiah.

“Bahwa kami menilai, adanya indikasi dalam penggunaan anggaran tersebut. Oleh sebab itu kami mendesak Kejari Banyuasin untuk memanggil pihak terkait dan membuka persoalan ini terang benderang,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolsek dan Danramil Hadir Pada Sertijab Camat Banyuasin lll

Toto priadi dan ari anggara selaku Koordinator Aksi, juga menyampaikan, adanya dugaan korupsi pada kegiatan belanja mobil dinas sebesar Rp 165 juta dan penyediaan barang cetak senilai Rp 300 juta rupiah.

“Sejatinya kami mendukung penuh program Bupati Banyuasin Bangkit dan transparan, sehingga terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bermartabat. Selain itu juga kami mendukung sikap Kejari Banyuasin untuk menuntaskan Korupsi di Bumi sedulang Setudung,” kata Ari Anggara.

Sementara itu, Kajari Banyuasin Muhammad Jefri melalui Kasi Intel Habibi, dalam sambutannya, mengatakan mendukung penuh aspirasi kawan-kawan Amunisi.

“Kami mengapresiasi kawan-kawan Amunisi, sudah menjadi agen control. Tentu apa yang disampaikan kawan-kawan akan diakomodir, tentu nantinya akan segera kami sampaikan dengan pimpinan,” dikatakan Habibie didampingi Kasi Pidsus Budi Mulya.

 

(Ibr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *