oleh

Erik Agustian, Pimpin Percasi Sumsel

-Olahraga-18 views

PALEMBANG,SumselPost.co.id – Dari hasil musyawarah provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumsel, akhirnya menetapkan secara aklamasi Erik Agustian S.T.M.M., sebagai ketua Umum Percasi Sumatera Selatan periode 2021- 2025.

Erik akan mengusung 18 program kerja selama 4 tahun masa jabatan sebagai Ketua Umum Percasi Provinsi Sumatera Selatan dalam meraih prestasi atlet catur Sumsel, di Aula KONI Sumsel, Minggu (14/3/2021).

Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) yang dilakukan pada hari Sabtu,13/3/2021 kemarin,

yang  dihadiri oleh Sekretaris Umum KONI Sumsel Ir. Suparman Roman, Ketua Harian Ahmad Taher, Wakil Sekretaris Rizky Perdana, Kabid Organisasi Wastu Widya, ketua OC atau Panitia pelaksana H. Aslam Mahtom, Ketua SC Cik Naya dan jajaran.

Musyawarah Provinsi (Musprov) tersebut juga disaksikan langsung oleh Wakil Bidang Organisasi Pengurus Besar(PB) Percasi Agus Subandrijo, Ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan PB Percasi Fahmi Jauhari dan diikuti 17 Pengcab kabupaten/Kota Sumsel.

Erik Agustian Usai terpilih Musprov mengatakan, berterima kasih atas kepercayaan yang diamanatkan kepada saya hari ini saya terpilih secara aklamasi dan target jangka menengah kita bisa merebut medali emas di PON Aceh Sumut 2024 nantinya.

Dia menambahkan, “akan berkoordinasi dengan semua senior Percasi dan meningkatkan pembinaan atlet catur baik secara proses pembinaan latihan maupun kompetisi di level daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumsel Ir Suparman Roman menambahkan, bahwa penyelenggaraan Musprov yang diambil alih oleh KONI Sumsel setelah dilakukan pembekuan ini juga telah sebelumnya koordinasi dengan PB Percasi.

“Penyelenggaraan Musprov ini atas perintah konstitusi organisasi. Rule Of The Games, tegak lurus pada aturan, baik AD/ART Percasi maupun organisasi Koni Sumsel,” katanya.

Baca Juga  Squad Persija Jakarta Terpantau Belum Full Saat Latihan Perdana

Ia berharap, para Pengprov Cabor binaan KONI Sumsel untuk tertib berorganisasi agar ke depan tak ada lagi Pengprov yang dibekukan lantaran sampai batas yang ditentukan atas perintah Organisasi tak juga dilakukan Musprov, tuturnya.

Sementara itu Ketua Bidang Organisasi PB Percasi Agus Subagio mengatakan bahwa Pengprov Percasi harus memahami mengapa KONI Sumsel melakukan pembekuan. Karena hal tersebut merupakan perintah Organisasi.

“Karena jika SK mati, maka KONI tidak akan bisa membantu. Termasuk juga proses pembinaan. Karena jika SK mati, tapi tetap dibantu maka nanti bisa jadi temuan,” jelasnya.

Ia berharap dengan digelarnya Musprov mampu meningkatkan pembinaan olahraga catur di Sumsel dan juga peningkatan Organisasi di Pengcab yang ada di Kabupaten Kota Se Sumatera Selatan.

Sementara itu, Iwan Darmawan, S.T., Tim pendukung Erik Agustian, S.T., M.M., mengatakan, “Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari 9 (Sembilan) Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan,”

“ yang sangat membantu dalam proses pemilihan Ketua Percasi Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2021-2025  Misi yang akan dilaksanakan dalam pencapaian yang ada dalam program kerja,” pungkasnya

 

(Ocha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *