oleh

WTS di Muara Enim Akan Dibina Dinsos

MUARAENIM,SumselPost.co.id – Dalam rapat bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Muara Enim pada Rabu kemarin (10/03/2021), Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU), menegaskan bahwa terkait Penambangan Tanpa izin (Peti), yang ada diwilayah Kecamatan Tanjung Agung dan Lawang Kidul perlu mendapatkan perhatian serius karena saat itu telah banyak memakan korban akibat adanya tanah yang longsor.

Dikatakan HNU, terkait adanya penambangan ilegal tersebut, ditegaskan untuk segera dihentikan dan nantinya tim Satgas untuk mendirikan Posko Siaga diseputaran tambang ilegal yang melibatkan TNI dan Polri guna memantau lokasi penambangan ilegal tersebut, ” tegas HNU.

Lanjutnya, juga terkait maraknya praktek prostitusi yang ada di Kabupaten Muara Enim dan juga tempat hiburan tanpa izin agar pihak Dinsos dan Dinas Perizinan juga dapat berperan aktip untuk menertibkannya karena ini demi keadaan yang kondunsip.

“Terkait penyakit masyarakat dilokalisasi yang kini marak agar untuk ditertibkan dan peran Dinsos untuk mendata para Wanita Tuna Susila yang nantinya agar dibina dan diberikan pelatihan

Sehingga nantinya diharapkan para WTS tersebut dapat mandiri dan dapat diterima masyarakat maupun dilingkungannya, “pungkas Plh Bupati Muara Enim yang akrab dipanggil HNU ini. (JNP) WTS di Muara Enim Akan Dibina Dinsos Muara Enim

Dalam rapat bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Muara Enim pada Rabu kemarin (10/03/2021), Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU), menegaskan bahwa terkait Penambangan Tanpa izin (Peti),

yang ada diwilayah Kecamatan Tanjung Agung dan Lawang Kidul perlu mendapatkan perhatian serius karena saat itu telah banyak memakan korban akibat adanya tanah yang longsor.

Dikatakan HNU, terkait adanya penambangan ilegal tersebut, ditegaskan untuk segera dihentikan dan nantinya tim Satgas untuk mendirikan Posko Siaga diseputaran tambang ilegal yang melibatkan TNI dan Polri guna memantau lokasi penambangan ilegal tersebut,” tegas HNU.

Baca Juga  Muara Enim Siap Lakukan Vaksinasi Covid-19

Lanjutnya, juga terkait maraknya praktek prostitusi yang ada di Kabupaten Muara Enim dan juga tempat hiburan tanpa izin agar pihak Dinsos dan Dinas Perizinan juga dapat berperan aktip untuk menertibkannya karena ini demi keadaan yang kondunsip.

“Terkait penyakit masyarakat dilokalisasi yang kini marak agar untuk ditertibkan dan peran Dinsos untuk mendata para Wanita Tuna Susila yang nantinya agar dibina dan diberikan pelatihan

Sehingga nantinya diharapkan para WTS tersebut dapat mandiri dan dapat diterima masyarakat maupun dilingkungannya, “pungkas Plh Bupati Muara Enim yang akrab dipanggil HNU ini.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *