oleh

Tapping Server di Karaoke RD Muara Enim Diduga Dicopot Pemilik

MUARAENIM,SumselPost.co.id – Maraknya rumah Karaoke dan warung esek-esek di Muara Enim membuat berbagai kalangan mendesak pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk menutup warung – warung illegal itu termasuk rumah karaoke yang tampa mengantongi ijin.

Belum lagi pihak pemerintah Muara Enim mengambil tindakan penertiban tempat hiburan itu kini muncul isu  salah satu rumah  Karaoke  melakukan tindakan memutus alat penyadap transaksi atau Tapping Server yang dipasang oleh pihak Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) Muara Enim

Pemutusan Alat itu diakui Hn mantan karyawan RD Karaoke Mura Enim Pada Sabtu malam (06/03/2021).

“Ya kita tahu percis RD karaoke Muara Enim tidak punya izin resmi dari Pemerintah dan bayar pajak tidak ikuti aturan yang harusnya 25 persen dari jumlah Income,” beber mantan manager RD Karaoke tersebut.

Dikatakannya, bahwa pelanggaran aturan oleh pihak Owner RD karaoke famili Muara Enim ini telah berlangsung lama dan mirisnya lagi pihak pengelola RD Karaoke tersebut dengan berani mencabut

Tapping Server dalam pengawasan Pihak Pajak maupun pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tanpa ada ada izin pihak PPKAD.

“Ya saya mantan karyawan, namun kini tidak disitu lagi,saya diberhentian sepihak oleh owner RD Elegant Karaoke Famili Muara Enim tersebut.

“Terkait keresahan warga akibat tidak memiliki peredam suara dan suara karaoke hingar bingar kemana mana oleh pihak RD tersebut, itupun telah lama beropraasi.

“Kepada pihak terkait harus bertindak dan jika dibiarkan tidak menutup kemungkinan bakal ada tempat Karaoke lain yang timbul kecemburuan karena RD Elegant Karaoke melanggar aturan, ” tutup mantan Manager RD Elegant Karaoke Family itu.

 

(JNP)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *