oleh

Tampil di Olimpiade Masih Jadi Pertanyaan Buat Duo Hafiz/Gloria

JAKARTA,SumselPost.co.id – Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja meraih hasil minor di Swiss Open 2021. Alih-alih menjadi juara, keduanya malah tersingkir cepat di turnamen BWF World Super 300.

Ganda peringkat delapan dunia itu dikalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa dalam pertandingan babak pertama di St. Jakobshalle. Mereka harus mengakui keunggulan wakil India itu setelah bertarung dua gim dengan skor 18-21, 10-21 dalam tempo 38 menit.

Kekalahan mereka seolah menjadi kabar buruk apalagi sebelumnya mereka digadang-gadang bisa merebut gelar. Selain paling senior di antara tujuh wakil lainnya di lima sektor, Hafiz/Gloria merupakan unggulan dua di nomornya.

Richard Mainaky, pelatih kepala ganda campuran, menyayangkan hasil minor atletnya. Apalagi Swiss Open merupakan salah satu jalan agar mereka aman di kualifikasi Olimpiade. Meskipun peluangnya kian menipis.

Dibandingkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang relatif aman bertengger di peringkat empat kualifikasi Olimpiade. Sementara nasib Hafiz/Gloria tengah di ujung tanduk untuk lolos ke multiajang empat tahunan tersebut.

Saat ini, mereka menempati peringkat delapan yang peluang tergesernya besar. Terlebih jika tak pintar-pintar memanfaatkan turnamen-turnamen kualifikasi.

“Tantangan akan lebih berat di sisa peluang jadi atlet harus lebih siap tertantang dan jangan terbeban.” kata Richard kepada detikSport, Kamis (4/3/2021).

“Masih ada peluang. Jadi sisa peluang ini akan kita bahas bersama tim Pembinaan dan Prestasi mau seperti apa ke depan. Dan atlet harus lebih siap dibebankan.” Ujarnya.

Richard lantas berharap di turnamen tersisa untuk kualifikasi bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Hafiz/Gloria. “Tidak ada kata menyerah sampai BWF mengumumkan nama-nama yang lolos (Olimpiade).” dia menegaskan.

BWF sebelumnya telah mengumumkan bahwa jadwal batas waktu kualifikasi Olimpiade Tokyo diperpanjang hingga 13 Juni mendatang. Turnamen Singapore Open yang berlangsung 1-6 Juni bakal jadi turnamen terakhir pebulutangkis mengumpulkan poin Olimpiade.

Baca Juga  Muaythai Kabupaten Muara Enim Resmi Terbentuk

Adapun atlet nomor tunggal disediakan dua kuota untuk masing-masing NOC (National Olympic Committee) jika keduanya berhasil masuk ranking 16 besar menurut daftar race to Tokyo pada 15 Juni mendatang.

Sementara itu, nomor ganda harus menempati peringkat delapan besar jika ingin mendapatkan dua kuota.

 

(Sumber: Dtk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *