oleh

Efek PPnBM 0%: Orderan Mobil Banjir Deras, Sehari Jual 25 Unit

JAKARTA,SumselPost.co.id – Per 1 Maret 2021 pemerintah memberlakukan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) selama tiga bulan sebesar 100 persen, disusul 3 bulan kemudian diskon mencapai 50 persen, dan 25 persen pada tiga bulan setelahnya. Kebijakan ini diklaim langsung dirasakan efeknya oleh salah satu dealer mobil. Orderan langsung datang.

Seperti yang disampaikan Ketua III GAIKINDO, Rizwan Alamsjah.  Mengungkapkan pemberlakuan kebijakan PMK No 20/ PMK 010/2021 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) atas penyerahan barang kena pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor tertentu yang ditanggung pemerintah, telah membuat salah satu dealer Mitsubishi merasakan dampak positifnya.

“Kami menerima info dari salah satu dealer resmi Mitsubishi bahwa dari perolehan pesanan sebelumnya sebanyak 5-6 unit per-hari,

sejak diberlakukannya kebijakan PPnBM terjadi lonjakan yang signifikan, menjadi 25 unit per-hari, jadi menurut kami hal ini sangat positif.” ungkap Rizwan Alamsjah.

Rizwan melanjutkan, jika kondisi ini bisa stabil, maka diharapkan target penjualan mobil yang dicanangkan pada tahun 2021 akan dapat dicapai.

Kebijakan ini secara pararel juga akan mendorong ribuan perusahaan pendukung industri kendaraan dalam ekosistem industri untuk dapat dipercepat pemulihannya. Pemulihan tersebut dapat membantu tidak kurang dari 1,5 juta pekerja di sektor tersebut kembali bekerja secara penuh sehingga diharapkan turut membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional Indonesia.

Pulihnya penjualan kendaraan bermotor di Indonesia diharapkan akan membantu bangkit kembalinya ekosistem industri kendaraan bermotor di Indonesia yang tahun 2020 terdampak cukup dalam akibat adanya Pandemi.

Sebagai catatan, penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih biasanya mampu membukukan angka 90,000-100,000 unit per bulan. Namun ketika pandemi datang jumlahnya turun signifikan ke angka 3.700 unit saja bulan Mei 2020. Hal ini yang mendasari bahwa kebijakan diskon PPnBM ini menjadi langkah yang tepat untuk bisa meningkatkan kembali industri otomotif.

Baca Juga  Setahun Corona di Indonesia: Angka Penjualan Mobil Anjlok, Mudik Pun Nyolong-nyolong

 

(Dtk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *