DPRD Sumsel Ingatkan Jangan Sekadar Ground Breaking

Politik3691 Dilihat
Post ADS

PALEMBANG,SumselPost.co.id – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) di Tanjung Carat disetujui Presiden melalui Menteri Perubahan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, disingkat (Bappenas).

“Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera miliki Pelabuhan Samudera Internasional, dan ground breakingnya akan dilakukan akhir tahun ini,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru

usai melakukan  Video Conference Pembahasan Skema Pembiayaan Pembangunan Pelabuhan di Command Center, Kamis (11/2/2021).

Namun anggota DPRD Sumsel dari Dapil 10 Banyuasin Susanto Adjis mengingatkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel agar kabar tersebut tidak hanya sekadar Ground Breaking

Baca Juga  Distribusi Vaksin Covid-19 Guru di Sumsel baru Capai 12, 83 Persen,

“Launching itu wujud dari niat, kesungguhan  tapi niat itu saya pikir harus di eksekusi, karena potensi  jujur di Tanjung Api-Api itu, aku pikir besar walaupun jujur  dari sektor pendanaan juga tidak bisa dianggap kecil

tapi menurut aku  sekarang itu sudah menjadi soal kebutuhan , misalnya untuk kapal-kapal besar  yang bertonase ribuan ton  itu tidak mungkin lagi di pelabuhan Boom Baru, konsep awalnya begitu,” katanya Ketua Komisi V DPRD Sumsel ini, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga  Penetapan Mukti Sulaiman Sebagai Tersangka Tidak Sah, Tim Kuasa Hukum Lakukan Praperadilan

Apalagi ini menurutnya menyangkut  juga lalu lintas bukan hanya lalu lintas barang, lalu lintas orang tapi juga menyangkut tumbuhnya sektor ekonomi.

“Ketika itu di eksekusi  daerah disekitar Tanjung Api-Api  saya pikir akan lebih mendapatkan manfaatnya  terutama dari sektor ekonomi,” kata politisi PDIP ini.

Hingga hari ini menurutnya belum ada pembicaraan antara Pemprov Sumsel dan DPRD Sumsel terkait ground breaking KEK TAA, Tanjung Carat tersebut.

“Saya pikir harus duduk dan saya kira rembukkan secara bersama-sama karena ini menyangkut investor, investasi, soal uang, soal anggaran dan seberapa besar bagian Pemprov untuk misalnya soal pendanaan, sharing anggaran,” katanya.

Baca Juga  Agus Marianto Rindu Berhaji

 

(Dk)

Post ADS

Komentar