oleh

Kepengurusan SJI Periode 2021-2022 di Lantik di Museum Dr AK Gani

PALEMBANG,Sumselpost.co.id – Acara Silaturahmi  Akbar dan Pelantikan Kepengurusan Sahabat Juang Indonesia (SJI) periode 2021-2022 di gelar di Museum Pahlawan Nasional Dr AK Gani, Palembang, (12/2/2021).

Turut hadir Sekda Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Nasrun Umar, Kepala Museum Pahlawan Nasional Dr Ak Gani, Palembang Priyanti Gani, Founder Sahabat Juang Indonesia (SJI) Aryadi Ali Usman dan pengurus SJI lainnya.

Kepala Museum Pahlawan Nasional Dr Ak Gani, Palembang Priyanti Gani didampingi Founder Sahabat Juang Indonesia (SJI) Aryadi Ali Usman

menjelaskan, acara ini merupakan pelantikan Sahabat Juang Indonesia periode  2021-2022

“Mereka ini adalah komunitas relawan  yang selalu membuat kegiatan tentang pos yandu, rumah singgah, orang-orang dalam kesusahan mereka selalu membantu juga dalam hal ada pengidap penyakit langka,

mereka  selalu mengunjungi, nenek-nenek tua yang tidak mampu mereka mengobati, mereka ada dokter, mereka punya semua fasilitas seperti ambulance,” katanya.

Dan komunitas ini menurutnya juga membina anak-anak untuk membaca dan siar dakwah dengan mengedepan protokol kesehatan (Prokes) dan 3 M yaitu menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak aman.

Sedangkan H Nasrun Umar didampingi istrinya, Hj Renny Nasrun mengatakan, kegiatan kali ini dirinya melakukan pengukuhan dan pelantikan Sahabat Juang Indonesia periode 2021-2022

yang dominasi anak-anak muda yang menurutnya sudah sesuai jalurnya akan mengembangkan organisasi  yang bisa membanggakan ini.

“Ketika kita bicara tentang Indonesia tetap dalam kerangka NKRI, ketika ini kita rangkum jadi satu kegiatan  yang terencana dengan baik,

karena hari ini juga ternyata  pelantikan Sahabat Juang Indonesia dilakukan di satu lokasi yang punya sejarah, ditempat ini lahir founding father Sumsel Dr Ak Gani dan tidak bisa dilupakan jasa beliau bagi Indonesia dan Sumsel,” katanya.

Baca Juga  Mahasiswa dan Pelajar Sumsel di Yogyakarta, Silaturahmi Pada Sultan Palembang

Dia melihat Museum Dr AK Gani adalah bentuk nilai aset yang harus tetap dipertahankan

“Nanti dalam kesempatan yang baik, ini mungkin jadi satu pemikiran apakah pimpinan daerah kota  atau pimpinan provinsi, dimana tempat-tempat seperti ini harus jadi perhatian kita semua,

Insya Allah pada saat yang akan datang  mudah-mudahan  pemerintah hadir, bagaimana kita harus menghargai  bukti-bukti dan fakta-fakta sejarah yang harus kita hargai, karena bangsa yang besar harus bisa menghargai jasa pahlawannya sendiri,” katanya.

 

(Dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *