oleh

Ribuan Koin Kuno di Hibahkan Ke Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa

PALEMANG,Sumselpost.co.id – Ribuan keping uang koin peninggalan Dinasti Ming dan Kesultanan Palembang Darussalam hasil temuan Komunitas Menyelam didasar Sungai Musi, Palembang di kedalaman 30 meter,

tepatnya di kawasan 1 hingga 3 Ilir, dihibahkan ke pihak Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Balaputra Dewa, Kamis (11/2/2021) sore.

Penyerahan hibah dilakukan oleh Abu Bakar pengumpul barang antik kepada Kepala Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi, Kamis (11/2/2021) diruang kerja Kepala Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa.

Kepala Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa H Chandra Amprayadi menyambut baik penyerahan kepingan uang koin untuk menjadi bagian dari koleksi museum.

“Ada tiga jenis koin yang diserahkan kali ini yaitu koin perunggu yang diperkirakan peninggalan Dinasti Ming, Dinasti Song dan Dinasti Cing.

Lalu ada koin timah yang diperkirakan dari zaman Kesultanan Palembang Darussalam, dan ada juga koin timah yang ukurannya lebih kecil dan berbentuk ring diperkirakan dari Dinasti Ming,” ungkap Chandra.

Dia menambah Chandra, masih banyaknya ditemukan benda-benda bersejarah di kedalaman Sungai Musi ini, dikarenakan pada zaman dahulu Kawasan Sungai Musi merupakan pusat perdagangan.

“Ketika itu bangsa Cina sudah memiliki hubungan perniagaan dengan Sriwijaya. Maka uang itu dibawa ke Sriwijaya oleh pedagang Cina.

Di Sungai Musi itu jalur perdagangan dan kerap terjadi peperangan dan perampokan, disinyalir kapal-kapal itu tenggelam di Sungai Musi sehingga banyak sekali benda-benda bersejarah ditemukan salah satunya koin ini,” katanya.

Selain uang koin, juga diserahkan Arca Budha yang juga ditemukan di kedalaman 30 meter Sungai Musi tepatnya di depan PT Pusri. “Alhamdulillah,

dari Komunitas punya kesadaraan tinggi dan menyerahkan kepada kami. Dan kami berikan juga kompensasi kepada mereka karena untuk menemukan benda bersejarah di dasar Sungai Musi memerlukan modal yang cukup besar,” katanya.

Baca Juga  Disbud Kota Palembang Usulkan Makan Idangan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Sementara itu, Abu Bakar pengumpul barang antik mengatakan, dirinya bersama teman-teman komunitas sengaja menyerahkan ribuan koin peninggalan sejarah kepada pihak Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa.

“Jumlahnya sekutar 7.000 koin kita kumpulkan dalam kurun waktu dua tahun. Ini sengaja kita hibahkan ke pihak museum agar berguna untuk generasi penerus, biar mereka tahu sejarahnya,” katanya.

 

(Dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *