oleh

Ambil Langkah Hukum, PT. MIDIGIO Bakal Somasi 3 Orang Yang Ngaku Karyawan

PALEMBANG, Sumselpost.co.id  – PT. MIDIGIO Palembang membantah keras atas tudingan tiga orang yang mengaku – mengaku sebagai mantan karyawan perusahan tersebut.

Bahkan yang anehnya lagi tiga orang yang bernama Edwin Faisal, Dedi Damhudi dan Zarmi Rossi itu nekat melaporkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang dengan dalih di PHK sepihak dan tidak diberikan pesangon.

Dalam keterangan persnya, Direktur Utama PT. MIDIGIO, Yanie Tony didampingi kuasa hukumnya Desmon Simanjuntak SH, mengatakan atas perbuatannya tiga orang tersebut adalah pencemaran nama baik perusahaannya.

“Ini jelas fitnah, perlu kami klarifikasi sebenarnya ketiga yang melaporkan itu bukanlah karyawan dari PT MIDIGIO, akan tetapi beberapa waktu yang lalu ketiganya secara bertahap dibantu

dan dipekerjakan secara pribadi sebagai penjaga malam rumah pribadi pimpinan perusahaan, bukan sebagai karyawan perusahaan,” tegas kuasa hukum PT. MIDIGIO Desmon  Simanjuntak, Jumat (5/2/2021).

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa ketiga pelapor tersebut awalnya dibantu oleh  Tony suami dari Yanie selaku Direktur PT MIDIGIO semata-mata hanya untuk berniat menolong ketiga orang tersebut. Sehingga Tony pun memberdayakan ketiga pelapor untuk  menjadi penjaga malam.

“Kalau secara kontrak di PT MIDIGIO nama mereka itu tidak ada dan memang bukan karyawan, tapi kalau secara pribadi memang dipekerjakan sebagai penjaga malam, kami klarifikasi dan ditegaskan mereka bukan karyawan,” terangnya.

Sementara untuk masalah pesangon yang dipermasalahkan ketiga orang tersebut, pihaknya membantah tidak membayar upah atau pesangon dikarenakan mereka statusnya bukan karyawan perusahaan.

“Kalau secara struktur saja tidak ada kontrak kerja dan namanya tidak tercantum dalam data perusahaan, bagaimana bisa kita mau memenuhi hak mereka. Itukan secara pribadi jadi untuk sangkut paut dengan kantor itu tidak ada,” tegasnya.

Baca Juga  Cuncun: Baterai Hasil Curian Dijual di Lahat Uangnya Untuk Biaya Hidup

Untuk itu, pihaknya membantah adanya ketiga pelapor yang di PHK secara sepihak maupun tidak dapat pesangon.

“Perusahaan kami tidak pernah mengeluarkan karyawan secara sepihak ataupun  dikeluarkan tanpa dapat pesangon,” kata Desmon.

Ia juga mengatakan, bahwa sampai sekarang belum ada pihak Disnaker Kota Palembang, datang atau minta klarifikasi terkait fitnah yang dilakukan ketiga orang tersebut.

Dengan demikian pihaknya merasa dirugikan apalagi masalah itu telah dimuat disebuah media online yang menyudutkan PT. MIDIGIO.

Ditambahkannya, untuk langkah selanjutnya Desmon mengaku akan menunggu hasil rapat direksi PT. MIDIGIO langkah hukum apa yang akan ditempuh.

“Kalau untuk somasi kemungkinan ada,  tapi kami masih menunggu hasil rapat direksi langkah apa yang akan ditempuh, kita tunggu saja,” tutupnya

 

(Ariel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *